Temukan Teman Tersesat di Makkah

Processed with VSCO with preset

RADAR JEMBER.ID – Makkah adalah tanah suci yang selalu ingin dikunjungi umat Islam untuk menunaikan ibadah Haji. Tak heran jika di sana begitu padat dikunjungi. Kisah Hj Izzatin Nihaya bersama dengan almarhum suaminya H Joni Abdulrahman begitu terkesan. Meski suaminya baru mualaf 5 tahun tetapi berkat pengalaman spiritualnya berhasil menemukan teman yang tersesat.
Dia bersama almarhum suaminya, baru bisa menunaikan ibadah haji 5 tahun setelah suaminya masuk Islam. Kisah di sana, menurut dia, sangat sulit dilupakan. Keduanya bisa menjelajahi Makkah tanpa tersesat. Bahkan, menemukan teman yang sempat hilang.
Kisah itu bermula ketika sampai di hotel. Semua awalnya masuk menuju bilik masing-masing. Kebetulan ada seorang satu tim dengan Umi Satin menunjukkan kesombongannya ketika berada di Makkah. “Kalian sudah berapa kali ke sini?” tanya lelaki berbadan tinggi tersebut.
Umi satin menjawab dengan jujur. “Baru sekali. Tapi dulu pernah mimpi keliling Makkah menggunakan unta dengan keranda emas,” ujar Joni, suami Umi Satin. Ungkapan itu dimentahkan. “Haha hanya mimpikan? Aku sudah berkali-kali sampai jalan tikus pun aku tahu,” ujar pria itu.
Setelah dijelaskan singkat di mana tempat terakhir mereka berpisah, lelaki tersebut bergegas mencari. Namun, sudah 3 jam tidak ada kembali. Akhirnya, semua turut mencari. Umi Satin dan Aba Joni juga ikut mencari.
Semua rombongan yang keliling mencari kebanyakan tersesat. Namun, Umi Satin bersama suaminya tidak. Meski hanya mengandalkan ingatan, tetapi tidak sampai bingung. Apalagi ingatan atas mimpinya yang saat itu berada di baris paling depan.
Keduanya yang tiba di masjid malah menemukan orang yang dicari. Saat bergabung, dia berkata, jika ada seseorang yang sangat mirip dengan Aba Joni sedang menuntun dia menuju rombongan. “Padahal rombongan tidak melihat laki-laki yang mirip Joni itu,” ujarnya.
Setelah salat berakhir dan rombongan kembali ke hotel, tanpa sengaja Joni yang menuju kamar mandi menemukan pria sombong yang tadi sempat 3 jam pergi mencari anggotanya. Lelaki itu terlihat sedang jongkok seperti orang bingung. Akhirnya dihampiri oleh Joni. “Pria itu bercerita kalau dia bingung bagaimana bisa dia ada di hotel seberang. Padahal, dalam angannya dia sedang ada di hotel tempatnya menginap. Dan hanya berputar-putar tidak menemukan lantai tempat dia menginap,” pungkasnya. (*)