Surprise Siswa dalam Lepas Pisah SMAN 2 Bondowoso

 

Kuasai Sepuluh Besar Unas 2019

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Keluarga besar SMAN 2 Bondowoso menggelar acara Penyerahan Siswa Purna Belajar di Hotel Grand Padis, kemarin (14/5). Upacara pelepasan siswa kelas XII itu berlangsung dengan khidmat dan meriah. Prosesi dimulai dengan pelepasan kepala sekolah dan dewan guru. Menariknya, seluruh siswa memberikan surprise bunga dan hadiah kecil untuk orang tua mereka.
Kepala SMAN 2 Bondowoso Drs Muhammad Subeki mengungkapkan rasa bangganya terhadap anak didiknya. Sebab, mereka banyak menorehkan prestasi selama ini. Sedikitnya ada 34 piala prestasi tingkat lokal sampai nasional yang sudah diukir para siswa. “Kami sangat bangga, para siswa berhasil mengukir prestasi yang membanggakan,” jelasnya.
Selain itu, dalam pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) 2019, para siswa kembali bisa mengharumkan nama SMAN 2 Bondowoso. Peringkat sepuluh besar, semuanya disapu siswa SMAN 2 Bondowoso. Sepuluh siswa peminatan MIPA berhasil melibas sepuluh nomor teratas tersebut. “Masih ditambah siswa peminatan IIS yang juga melibas peringkat lima besar,” ungkapnya.
Berbagai prestasi itu tentunya diukir dengan kejujuran. Bangunan tekun belajar dan kejujuran selalu menjadi yang utama ditanamkan para guru sejak awal siswa masuk. Sehingga mereka termotivasi untuk menjadi lebih baik.

Sementara itu, Kabag Humas SMAN 2 Kholifah Nur Azizah mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan anak didiknya. Tak hanya bisa menyapu bersih 10 besar, sebanyak 46 siswa SMAN 2 bahkan sudah diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN 2019. Tentunya torehan itu menjadi kebanggaan almamater. “Keberhasilan para siswa tidak lepas dari kerja keras dan kejujuran mereka. Kami sangat bangga dan menaruh harapan besar bisa sukses di masa yang akan datang,” jelasnya.
Usai menyelesaikan studi di SMAN 2 Bondowoso, para siswa diharapkan bisa meniti karir untuk meraih cita-cita lebih tinggi lagi. Apa yang didapatkan di sekolah, harapannya bisa berimplikasi positif terhadap diri siswa. Paling tidak bisa menjadi bekal meraih masa depan yang lebih baik. “Bisa menjadi yang terbaik lewat potensi mereka,” tegasnya.
Perlu diketahui, acara lepas pisah itu dihelat sangat istimewa. Para siswa laki-laki mengenakan jas dan yang perempuan mengenakan pakaian adat nasional. Seusai melakukan proses lepas pisah, para siswa banyak yang berfoto bersama teman-teman dan keluarganya. (*)