Masih Sulit Munculkan Klub Tenis Baru

TERUS ASAH SKILL: Salah satu petenis junior Jember, Sultan Kafi Delon, menjadi produk asli dari klub Hartec Jember. Kini dia menjadi salah satu andalan Jember di kejuaraan tingkat nasional.

RADAR JEMBER.ID – Sampai saat ini ada empat klub tenis lapangan yang ada di Jember. Namun, baru dua klub saja yang masih aktif menyalurkan atlet juniornya, yakni klub Hartec dan Andik. Atlet dari kedua klub tersebut kini sudah sama-sama sering bermain di kejuaraan tingkat regional, provinsi, maupun kejuaraan Turnamen Diakui Pelti (TDP) level nasional.

Ketua Umum Pengkab Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Jember Soetriono mengatakan, masih sulit untuk memunculkan klub tenis baru di Jember. Sebab, ada banyak faktor yang harus diperhatikan untuk membuat klub baru itu.

Padahal, dengan semakin bertambahnya klub baru, maka semakin banyak pula stok petenis junior untuk Jember. “Jadi, perlu pelatih yang punya talenta untuk membina atlet cilik itu. Talenta tidak muncul tiba-tiba, namun sudah mulai dari awal,” tuturnya dalam pembukaan kejuaraan tenis Unej Cup, beberapa waktu lalu.

Pria yang baru saja dilantik memimpin Pengkab PELTI Jember selama dua periode ini menambahkan, peran pelatih juga sangat penting. “Kelihatannya sudah menjadi prioritas satu niat untuk melatih dan sumber perekonomian. Kalau semua itu sudah tercukupi, mereka bisa konsentrasi penuh,” kata Soetriono.

Sedangkan untuk klub petenis senior atau veteran, lanjut dia, tak perlu menambah klub baru lagi. Pasalnya, mereka tak perlu dibina, hanya diberi tambahan motivasi. “Kalau veteran tidak mengejar prestasi, tetapi hanya sekadar hobi saja,” ucapnya.

Soetriono mengaku bersyukur sudah memiliki dua klub aktif di Jember. Sebab, kedua klub itu sekarang ini sudah mulai berkompetisi untuk mempromosikan para atletnya. “Tetapi dua klub ini kalau sudah dipanggil Pengkab PELTI Jember harus bersatu. Terbukti sekarang mereka sama-sama menangani tim Porprov,” pungkasnya. (*)