Futsal Jember Butuh Bapak Asuh

HARUS ADAKAN TC: Pemain futsal Jember (jersey jingga) sampai sekarang masih belum menggelar TC karena terkendala dana.

RADAR JEMBER.ID – Setelah lolos dari babak kualifikasi Pra Porprov bulan Maret lalu, tim futsal Jember kembali berkumpul dalam laga uji coba melawan tim futsal PDAM Jember, awal Mei lalu. Uji coba tersebut menjadi pertandingan uji tanding perdana pasca Pra Porprov. Sebab, usai bermain di Pra Porprov, pemain futsal Jember diliburkan hampir satu bulan lebih.

Apalagi, sekarang ini mereka terpaksa ditinggal pelatih kepalanya, Berry Tri Handoyo. Pelatih asal Surabaya tersebut belum bisa dipastikan dapat melatih tim Jember lagi untuk Porprov tahun ini. Sebab, Berry sudah menjadi panitia di cabor futsal Porprov.

Sementara ini, tim futsal Jember masih ditangani asisten pelatihnya, Andika Fence, bersama ofisialnya, Ferry Anggriawan. Kini, mereka memiliki waktu kurang lebih dua bulan sebelum ajang Porprov bulan Juli mendatang. “Kami tidak bisa main-main untuk Porprov karena yang kami bawa adalah nama baik Jember di level Jatim. Apalagi di tim ini banyak pemain yang bisa berkembang,” tutur Andika Fence.

Lebih lanjut, dia berharap tim futsal Jember bisa mengadakan pemusatan latihan (TC). Namun, sampai sekarang ini persoalan dana masih jadi problem klasik. Asisten pelatih yang sudah memegang lisensi kepelatihan nasional ini mengungkapkan, apabila tidak ada TC timnya bisa jadi bulan-bulanan tim lain. Sebab, kota/kabupaten yang lolos sudah mempersiapkan timnya dengan matang. Seperti Malang, Sidoarjo, dan Surabaya, yang merupakan tim unggulan dalam Porprov kali ini.

“Yang diinginkan staf pelatih dan manajemen tentunya adalah meminta perhatian dari pemerintah, agar kontingen futsal ini diperhatikan. Paling tidak, kami bisa diberi ruang untuk menggelar TC jelang Porprov,” terangnya.

Kalau memang ada dana untuk mengadakan TC, pihaknya memastikan agenda penyelenggaraan TC di Surabaya. Sebab, sebelumnya mereka sudah melakukan TC Pra Porprov di Jember. “Paling tidak kami bisa belajar ke Surabaya, agar di Porprov nanti kami tidak sekadar tampil, tetapi bisa memberikan yang terbaik untuk Jember,” tegasnya.

Menurut Fence, pada rencana jajaran pelatih sebelumnya sudah ingin melakukan uji coba melawan tim-tim kuat futsal di Surabaya dan Sidoarjo. Sebab, beberapa klub futsal yang dapat dibilang diperhitungkan di Jawa Timur bahkan nasional, ada di Surabaya-Sidoarjo. Seperti Dyvy Sidoarjo maupun Bintang Timur Surabaya (BTS). “Tentu kami berharap bisa uji coba lawan BTS dan tim-tim universitas yang ada di Surabaya juga. Tetapi sampai sekarang untuk TC di Jember sendiri masih sulit,” tutur Fence.

Saat disinggung mengenai pentingnya bapak asuh untuk skuad futsal Jember, Fence tak menampik akan hal itu. “Kalau bapak asuh, tim kami ya perlu lah. Untuk memajukan futsal Jember lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : muchammad ainul budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti