Suara Milenial Penentu Keberhasilan Pemilu

PENENTU SUKSES PEMILU. Pemilih milenial jadi perbincangan menarik di seminar nasional yang digelar PMKRI Cabang Jember.

RADAR JEMBER.ID – Sukses pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019 bergantung keikutsertaaan generasi milenial, apalagi suara milenial cukup besar dan tak mengherankan bila suara tersebut diperebutkan oleh elit politik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Edy Widiantoro, Assosiates Consultant Of Management & Industrial Relations PT. Amarta Pijar Indonesia, dalam seminar nasional yang diadakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jember, bertemakan peran milenial dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilihan umum yang jujur dan damai, Sabtu (13/4) di aula SD Katholik Maria Fatima Jember.

Dalam pemaparannya, Edy Widiantoro juga menyampaikan, pemilih milenial harus memahami apa itu pemilu?, karena pemilu hakekatnya bukan sekedar mencoblos namun ikut memikirkan nasib bangsa. “Pemilih milenial diharapkan bisa menggunakannya hak pilihnya, karena suara pemilih milenial itu sebagai penentu keberhasilan pelaksanaan pemilu, “Jelas Edy.

Hal senada dikemukan oleh Nikolas Dwi Setyo Aji, Ketua Presidium PMKRI Jember, data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyebutkan jumlah pemilih di pemilu 2019 mencapai 192.828.520 orang.”Pemilu 2019 ini diadakan di 35 provinsi dan 416 kabupaten, dari jumlah keseluruhan pemilih, 43,2% adalah pemilih milenial,” ungkap Nikolas.

Sementara itu, Tectona Bambang Pradana, Komite Sentral Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyatakan, demokrasi di Indonesia berbeda dengan demokrasi di negara lain, khususnya di Eropa, karena demokrasi di Indonesia lebih mengutamakan musyawarah.

Di bagian akhir penyampaian materi, Dwi Endah Prasetyowati dari Badan Pengawas Pemilu  Jember menegaskan, pemilu 2019 sangatlah istimewa, karena proses pemilihan presiden dan pemilihan legislatif dilangsungkan secara bersamaan dalam satu hari, tidak seperti pada pemilu sebelumnya.

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Dzikri Abdi Setia