Perbup Dana Santunan Kematian Harus Memudahkan

PERDALAM PERBUP : Pendalaman mengenai efektifitas program santunan kematian yang disampaikan oleh Pj. Sekda Lumajang, Agus Triyono.

RADARJEMBER.ID – Program bantuan dana santunan kematian yang sudah diputuskan oleh pemerintah daerah rupanya masih belum termanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat yang berada di berbagai kawasan Kabupaten Lumajang. Minimnya pemahaman mengenai bagaimana proses dan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh pihak pemohon saat mengajukan dana santunan kematian masih menjadi kendala tersendiri yang harus segera dituntaskan.

Bahkan seringkali dalam prakteknya masih dijumpai di mana dalam proses pengurusan dana santunan kematian cenderung dilimpahkan kepada seseorang yang bukan berasal dari keluarga duka. Sehingga hal inilah yang menjadi penghambat dalam penyaluran proses dana bantuan santunan kematian.

“Saya berharap dari keluarga berduka yang mengurus sendiri permohonan dana santunan ini,” kata Drs. Agus Triyono, M.Si., selaku Pj. Sekda Kabupaten Lumajang ketika membuka sosialisasi produk hukum daerah tentang santunan kematian di gedung Narawita Agung, Jum’at (12/4).

Lebih nyata dirinya meminta kepada masyarakat agar betul-betul mempertanyakan hal itu kepada pihak yang kompeten. “Jika kurang mengerti, tolong tanya atau mengadu kepada kades atau camat,” ujarnya.

Sementara itu, Catur Prayogi, SH., yang menjabat Plt. Kabag Hukum Setda Kabupaten Lumajang, menjelaskan bahwa Peraturan Bupati (Perbup) Lumajang nomor 3 tahun 2019 yang mengatur tentang dana santunan kematian harus disampaikan dan menjadi pemahaman bersama bagi masyarakat Lumajang.

Sehingga regulasi yang sudah dituangkan dalam Perda dan Perbup dapat dilaksanakan secara efektif. “Harus difahami bersama agar regulasi dapat dijalankan secara efektif,” jelasnya.

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Humas Pemkab Lumajang for Radarjember.id

Editor : Dzikri Abdi Setia