Maling di RS Ditembak Polisi

TAK KAPOK-KAPOK: Tersangka Nanang Ardiyansyah, 26, pelaku pencurian motor di parkiran RSD dr Soebandi terpaksa ditembak polisi.

RADARJEMBER.ID – Tiga kali keluar dari Lapas Kelas II A Jember tak membuat Nanang Ardiansyah kapok. Warga Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, berusia 26 tahun ini kembali berulah mencuri sepeda motor. Akibat perbuatannya itu, Nanang diringkus Unit Reskrim Polsek Patrang. Tak hanya Nanang, temannya yang bernama Fathur Romansyah, 24, juga diciduk.

Nanang terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kirinya, karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Selain meringkus Nanang dan Fathur, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sebuah kunci T, 2 Helm, 2 buah jaket, sebuah tas pinggang, dan satu unit motor Honda Vario. Kini, Nanang dan Fathur mendekam di sel tahanan Mapolsek Patrang, setelah statusnya resmi menjadi tersangka.

Kapolsek Patrang AKP Mahroby Hasan menjelaskan, kedua tersangka melakukan pencurian di area parkir sebelah timur RSD dr Soebandi Jember. Korbannya adalah Turmudi, 37, warga Dusun Krajan Kulon, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan.

“Motor korban yang diambil kedua tersangka ini adalah Honda Mega Pro nopol DK 3696 UF,” jelas Mahroby kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam aksinya, tersangka Nanang bertindak sebagai eksekutor. Dia membawa kabur motor korban dengan cara merusak lubang kunci menggunakan kunci T. “Sementara tersangka Fatur bertindak mengawasi situasi. Fatur ini siaga di atas motor yang digunakan sebagai sarana dengan kondisi motor hidup. Sehingga saat kondisi tidak aman, bisa langsung kabur,” ujar Kapolsek Patrang.

Nanang merupakan residivis yang sudah tiga kali masuk penjara. Pada tahun 2009, dia dipenjara di Lapas Kelas IIA Jember setelah terbukti mencuri motor di kawasan Ambulu. “Sementara 2 TKP lainnya di Lumajang dan divonis 4 tahun pada tahun 2012 lalu,” ujar Mahrobi. Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Sebab, ada indikasi masih ada TKP lain yang pernah menjadi sasaran tersangka

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono