Angka Stunting di Ledokombo Turun

TEKAN STUNTING: Salah satu kegiatan program Pos Gizi yang dicanangkan Puskesmas Ledokombo untuk menekan angka stunting di wilaya setempat.

RADARJEMBER.ID – Program penurunan angka stunting di Kecamatan Ledokombo, Jember, mulai membuahkan hasil. Ini bisa dilihat dari data yang diinput Puskesmas Ledokombo yang menunjukkan tingkat stunting di kecamatan setempat mengalami penurunan. Jika 2017 lalu angkanya mencapai sekitar 721 balita stunting, pada 2018 jumlahnya turun menjadi 533 balita stunting.

Nutrisionis Puskesmas Ledokombo Mike Agustian Rahma menjelaskan, turunnya angka balita stunting ini tak lepas dari berbagai program yang diselenggarakan pemerintah. Semisal, tentang sosialisasi untuk menyadarkan masyarakat terkait kasus stunting.

Selain sosialisasi, pihaknya juga membuat pos gizi, yakni program di puskesmas yang di dalamnya masyarakat bisa konsultasi tentang gizi dan jenis makanan yang bisa mencukupi gizi anak.

Tak hanya itu, pihaknya juga gencar menganjurkan kepada orang tua balita agar membawa makan bergizi saat memeriksakan anak mereka ke posyandu. Makanan tersebut kemudian dikumpulkan dan disantap bersama-sama.

Ternyata, kata dia, program tersebut mampu membantu menurunkan angka stunting di daerah Leedokombo secara signifikan. “Biasanya yang dibawa oleh orang tua jenis makanannya beragam. Ada puding, buah, susu, dan berapa makanan lainnya,” ujarnya.

Setelah pencapaian ini, Mike menambahkan, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi di tahun ini. Targetnya, hasil evaluasi tersebut menjadi masukan program untuk menekan lagi tingkat stunting di wilayah setempat.

Lebih lanjut dia berharap, keseriusan dan kerjasama dari berbagai pihak yang konsern di bidang kesehatan, serta masyarakat, program-program yang ada dapat berjalan baik. Sehingga kasus stunting di Ledokombo dapat teratasi. “Jika saling bekerjasama antar pihak, saya meyakini kasus stunting dapat ditekan,” tandasnya. (*)

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Solih