Cegah Stunting dengan Tablet Penambah Darah

CEGAH STUNTING: Petugas Puskesmas Ledokombo membagikan tablet penambah darah kepada siswa.

RADARJEMBER.ID – Saat ini, penanganan stunting atau kondisi anak kerdil, telah menjadi program nasional. Pemerintah berkomitmen memberantas stunting, karena angkanya cukup tinggi. Maka, terkait hal itu Pemkab Jember melalui dinas kesehatan mengadakan gerakan minum tablet penambah darah sejak dini.

Gerakan yang dimulai dengan memberikan tablet penambah darah pada remaja putri ini, dapat mencegah terjadinya stunting. Karena, selain menyebabkan tumbuh kembang yang lambat, stunting juga disebabkan kurangnya asupan gizi yang masuk dalam tubuh.

Nutrisionis Puskesmas Ledokombo Mike Agustian Rahma menjelaskan, kurangnya zat besi dalam tubuh juga mempengaruhi gizi seorang anak. Begitu pemenuhan gizi kurang seimbang, maka menyebabkan mikronutrien juga tak seimbang. Kondisi ini menyebabkan terjadinya stunting pada anak. “Pemberian tablet penambah darah tersebut dapat menyeimbangkan semua,” jelasnya.

Terutama pada remaja putri yang sudah memasuki fase mestruasi, dia menambahkan, konsumsi tablet penambah darah sangat dibutuhkan. Untuk itu, pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi. “Sasarannya mulai anak usia kelas 6 SD hingga SMA,” paparnya.

Program pemberian tablet penambah darah di Puskesmas Ledokombo sendiri, Mike mengutarakan, sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu. “Ini sebagai bentuk penanggulangan, dan menekan tingkat stunting,” lanjutnya. (*)

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Solih