Pegawai Pemkab Lumajang Tak Bisa Bolos

TEROBOSAN BIROKRASI: Bupati Lumajang Thoriqul Haq, menjelaskan tentang Siperlu, program berbasis teknologi yang mampu mendeteksi keberadaan PNS saat menjalani rutinitas sebagai pegawai.

RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus melakukan perbaikan untuk menunjang absensi kehadiran para pegawai. Baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai honorer.

Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah sudah menjalankan program Sistem Informasi Presensi Pemerintah Kabupaten Lumajang (Siperlu). Program ini mampu mendeteksi dan memastikan keberadaan PNS saat menjalani rutinitas sebagai pegawai.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengungkapkan, langkah ini untuk meningkatkan semangat kerja para pegawai agar dalam menjalankan tugasnya bisa semakin profesional. Siperlu juga merupakan standar yang diterapkan Pemkab Lumajang agar para pegawai bisa melayani masyarakat dengan baik.

“Ini adalah salah satu terobosan untuk menangani administrasi presensi ASN di lingkungan Pemkab Lumajang. Dengan Siperlu, presensi ASN akan terekam secara online dan sistematis. Selain itu juga mampu mendeteksi waktu dan lokasi kerja masing-masing ASN,” terangnya, saat ditemui di kantornya, Rabu (13/3) kemarin.

Hanya saja, penerapan Siperlu ini masih terbatas kepada ASN belum untuk pegawai Honorer. Padahal, ada juga pegawai honorer yang tepergok keluyuran di saat jam kerja. Bahkan tidak masuk kerja alias bolos).

Terkait hal itu, bupati menjelaskan, saat ini pemerintah sedang menjajaki Siperlu yang akan diterapkan kepada para pegawai honorer. Meski secara teknis, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu menambahkan, ada pembedaan penggunaan Siperlu terhadap pegawai honorer. Karena semua pegawai honorer diperlakukan sama.

“Apabila dalam waktu dekat ini Siperlu diterapkan, tentu tidak diterapkan sama. Perlakuannya tentu berbeda. Karena pegawai honorer guru itu berbeda dengan pegawai honorer di dinas. Baik jam kerja, tugas-tugasnya dan lainnya. Untuk itu, kita masih terus membahas terkait ini,” jelasnya. (*)

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Ahmad Jafin

Editor : Mahrus Solih