Jelang Pemilu 17 April 2019

Lima Kecamatan dan Wilayah Perkebunan Rawan Pelanggaran

TENANG: Suasana khas perkebunan seperti di Kalisanen, Tempurejo. Rupanya, kawasan perkebunan seperti ini banyak diincar calon anggota legislatif yang bertarung di Pemilu 2019 mendatang. Sehingga perkebunan masuk kategori daerah rawan.

RADARJEMBER.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember sudah menetapkan daerah rawan selama pelaksanaan pemilu 2019 mendatang. Tercatat ada lima kecamatan, termasuk kawasan perkebunan yang mendapatkan prioritas pemantauan. Itu agar pelaksanaan pemilu April mendatang bisa berlangsung dengan aman dan kondusif.

Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Jember Imam Tabroni Pusaka beberapa waktu lalu. Roni, panggilan akrabnya, menuturkan, pihaknya sudah membahas terkait dengan hal ini. “Kami sudah membahas di tataran komisioner. Jadi mencoba memetakan titik rawan yang ada di Jember,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, salah satu tolokukur pemetaan kerawanan ini berasal dari laporan panitia pengawas kecamatan (panwascam). “Ketemunya sementara masih lima kecamatan yang rawan,” terang Rony.

Kelima kecamatan itu yakni Kecamatan Silo, Sumberbaru, Ambulu, Jenggawah dan Tempurejo. Terkait dengan kerawanan yang dimaksud, dirinya menuturkan jika itu adalah kerawanan dari berbagi sisi. “Ini sudah termasuk rawan pendistribusian logistik (segi geografis), rawan gesekan, dan money politics (politik uang, Red),” terangnya.

Semua kerawanan ini pun sudah dipetakan, dan akan menjadi bahan evaluasi bagi Bawaslu. “Tentu kita akan koordinasikan dengan kepolisian dan juga TNI sebagai keamanan. Terutama hingga ke tingkat desa,” paparnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya akan menyandingkan data yang dimiliki dengan data pihak aparat. Dengan demikian, diharapkan ada solusi. Salah satu yang juga menjadi sorotan adalah wilayah perkebunan karena menjadi salah satu titik yang cukup rawan pelanggaran.

Terutama karena kultur di perkebunan cukup kental. Sehingga menjadi incaran pihak yang bertarung dalam pemilu 2019, termasuk melibatkan petinggi perkebunan. “Pengawasan perkebunan tentu akan kita perketat di bawah,” terangnya.

Radarjember.id mendapat kabar tentang potensi kerawanan di perkebunan. Contohnya di Kebun PTPN XII Kalisanen, Tempurejo, ada caleg yang melibatkan pihak petinggi kebun untuk mencarikan saksi.

“Memang kami diminta untuk menjadi saksi salah satu caleg saat pemilu 17 April 2019 nanti,” tutur BN, petugas keamanan kebun, kemarin. Saat ditanya apakah dari pihak manajemen kebun yang memerintah, BN tidak menjawab dengan gamblang.

Sementara itu, pihak kebun yang kemarin dikonfirmasi menampik hal itu. Mereka menuturkan tidak ada instruksi seperti itu dari pihak perkebunan. “Tidak ada instruksi seperti itu, tidak ada,” ucap salah satu manajer kebun di Jember yang ada di lingkungan PTPN XII. (c2/ram)

Reporter : Rangga Mahardhika

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Solih