Program Perhutanan Sosial di Jember

Belasan Kelompok Ajukan Mediasi

ACUNGKAN TANGAN: Para undangan yang mewakili setiap kelompok memberikan tanggapan dari persyaratan yang diberikan oleh KLHK. Belasan kelompok menyatakan tidak sepakat dengan syarat yang diberikan. Mereka mengajukan mediasi.

RADARJEMBER.ID – Pemberian izin pengelolaan lahan tampaknya tidak berjalan mulus. Sebanyak 12 kelompok baik dari Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH) mengajukan mediasi.

Sikap ini lantaran adanya ketidaksepakatan dari ketentuan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Seperti yang diungkapkan Wahid, perwakilan dari salah satu kelompok. “Kami mengajukan mediasi. Karena anggota kelompok kami merasa keberatan oleh beberapa persyaratan yang diberikan,” ungkapnya.

Izin pengelolaan lahan ini merupakan langkah yang diambil oleh KLKH untuk meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian hutan. “Masih ada waktu sampai tanggal 15 (Maret) besok. Untuk yang mengajukan mediasi akan kami lakukan mediasi sesegera mungkin,” ujar Akhmad Faizal, Wakil ADM Perhutani Jember Selatan.

Selanjutnya, bagi kelompok yang telah mengajukan usulan, berikutnya usulan mereka akan diverikasi. Tapi sayartnya, semua pengusul harus sudah mencapai kesepakatan. Artinya, jika muncul ketidaksepahaman, hal itu sudah tuntas di tahap mediasi.

“Semoga segera selesai. Tanggal 18 (Maret) batas kami melakukan verifikasi. Nantinya SK akan segera turun. Setelah itu, kelompok akan mendapatkan haknya,” paparnya. (*)

Reporter : Pradini Anjar Agustin

Fotografer : Pradini Anjar Agustin

Editor : Mahrus Solih