Pamadiksi, Paguyuban Mahasiswa Bidikmisi di Universitas Jember

Rutin Gelar Diskusi hingga Ngajar di Tempat Terpencil

DORONG PRESTASI: Pengurus dan anggota Pamadiksi Universitas Jember. Paguyuban bentukan mahasiswa bidikmisi ini bertujuan menjembatani kepentingan anggota dan perguruan tinggi.

RADARJEMBER.ID – Mahasiswa penerima beasiswa bidimini di Universitas Jember membentuk Paguyuban Mahasiswa Bidikmisi (Pamadiksi). Paguyuban ini bertujuan menampung semua aspirasi anggota, agar mahasiswa bidikmisi di perguruan tinggi tersebut bisa lebih berprestasi, di bidang akademik non akademik.

Ketua Pamadiksi Universitas Jember 2019-2020, Nabila Sefanda Al Islami Efendi menjelaskan, paguyuban tersebut memiliki 33 orang pengurus. Menurutnya, beasiswa bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi.

“Namun yang bersangkutan memiliki potensi akademik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu,” jelas Nabil.

Menurut mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini, bidikmisi pertama kali digulirkan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sejak saat itu, beasiswa tersebut terus bergulir hingga sekaran.

“Di Universitas Jember penerima bantuan bidikmisi merata di semua fakultas. Jumlah mahasiswa penerima bidik di masing-masing di fakultas itu tidak sama,” jelasnya.

Mahasiswa Jurusan Prodi Sejarah itu menambahkan, Pamadiksi bukan sekedar wadah untuk ngumpul bareng. Lebih dari itu, paguyuban ini kerapkali mengadakan diskusi di Gedung Center for Development of Advenced Sciences (CDAST), untuk melakuan evaluasi kinerja.

“Disamping itu Pamadiksi selalu mengadakan kegiatan sosial, seperti bakti sosial, mengajar di sekolah terpencil dan sosialisasi bidikmisi di sekolah lanjutan atas,” pungkas mahasiswa semester enam tersebut. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Solih