Aktivis Mahasiswa IAIN Telurkan Rekomendasi

SATU SUARA: Puluhan aktivis mahasiswa IAIN Jember merumuskan rekomendsi bersama yang akan ditujukan kepada calon rektor terpilih.

RADAR JEMBER.ID – Momen pergantian rektor IAIN Jember benar-benar dimanfaatkan oleh sejumlah aktivis mahasiswa. Puluhan mahasiswa perwakilan masing-masing lembaga merumuskan sejumlah rekomendasi yang akan diajukan kepada calon rektor terpilih IAIN Jember 2019.

Acara yang digelar di Ruang Madya Rektorat IAIN Jember itu, membawa misi bersama yang diusung oleh sejumlah aktivis mahasiswa. Beberapa aktivis mahasiswa yang hadir merupakan perwakilan dari organisasi intra dan ekstra kampus. Antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Unit kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa Progam Study (HMPS). Dari unsur organisasi ekstra seperti PMII, HMI, dan GMNI IAIN Jember juga hadir.

Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Institut (DPM-I) IAIN Jember, Abdur Rasyid mengatakan, pergantian rektor bukan hanya menjadi momen perpindahan jabatan. Dia menilai pergantian rektor harus ada sebuah evaluasi, serta tindak lanjut terhadap segala kebijakan yang sudah berjalan,  khususnya yang bersentuhan langsung dengan mahasiswa. “Banyak catatan dari kami mengenai perkembangan kampus. Hal ini menginisiasi kami mengadakan pertemuan itu,” ujar Rasyid.

Selama masa kerja jabatannya, Rasyid mengaku banyak keluhan yang disampaikan mahasiswa, terutama yang duduk sebagai aktivis intrakampus. Selain itu, dia juga menyampaikan beberapa rekomendasi yang dianggap perlu ditindak lanjuti. “Selama ini mahasiswa tidak terlibat apapun dalam pemilihan rektor. Tapi bukan berarti mahasiswa tidak punya hak dalam bersuara,” tutur Rasyid.

Salah satu peserta diskusi, Ahmad Nailul Hikam, aktivis PMII Jember mengatakan, di antara sejumlah rekomendasi tersebut menurutnya, menjadi kegelisahan yang dialami oleh semua mahasiswa. “Kami melihat kampus ini banyak catatan yang kami evaluasi. Baik secara pelayanan, fasilitas, sistem dan lain-lain,” ujar Nailul.

Menurut dia, pada momen pergantian rektor tersebut menjadi momen yang paling tepat untuk menyampaikan rekomendasi hasil diskusi lintas aktivis. Dia juga membeberkan beberapa rekomendasi itu. Di antaranya, meningkatkan prodi yang masih terakreditasi C, pembaharuan terhadap buku-buku perpustakaan, peningkatan kepedulian kampus terhadap masyarakat, jaringan luar negeri untuk pengembangan kampus, perbaikan sistem seperti kurikulum, perbaikan SDM dosen, dan lain-lain.

Semua rekomendasi tersebut, kata dia, sudah dikaji secara mendalam dan saat ini masih proses pengajuan kepada Plt rektor IAIN Jember. “Itu sebagian catatan kami. Masih banyak evaluasi yang telah kami bahas,” imbuh Nailul kepada Radar Jember.  (*)

Reporter : Shodiq Syarief

Fotografer : Shodiq Syarief

Editor : Narto