Perangi Kriminalitas, Kukuhkan Satgas Keamanan Desa

JAGA KEAMANAN DESA: Kapolres dan Komandan Kodim Lumajang mengukuhkan ratusan anggota Satgas Keamanan Desa se-Kecamatan Pasirian.

RADARJEMBER.ID – Pernyataan perang terhadap aksi kriminalitas di Lumajang rupanya bukan isapan jempol. Kemarin, Kamis (7/3) malam, sebanyak 330 anggota Satgas Keamanan Desa se-Kecamatan Pasirian resmi dikukuhkan. Pengukuhan ini sebagai upaya menakan angka kriminalitas di Lumajang.

Selama ini, Lumajang memang dikenal sebagai daerah rawanan kriminalitas. Mulai dari aksi begal, hingga kasus pencurian sapi. Sehingga kondisi ini memantik Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengeluarkan istruksi, saat menggelar rapat dengan tiga pilar TNI, Polri, dan Kejaksaan, di Aula PKK Pendapa Lumajang, beberapa pekan lalu.

Pengukuhan Satgas Keamanan Desa yang bertempat di Balai Desa Pasirian ini merupakan tindaklanjut dari instruksi bupati tersebut. Acara ini dihadiri Dandim 0821 Lumajang Letkol Infantri Ahmad Fauzi, dan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Namun sebelum dikukuhkan, ratusan calon anggota Satgas Keamanan Desa diberi materi dan pembekalan, agar mereka memahami tatacara meningkatkan keamanan di desa masing-masing.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menuturkan, pembentukan satgas ini merupakan langkah dini mengantisipasi aksi kriminalitas, maupun gangguan keamanan di desa.

Dalam tugasnya, mereka akan bekerja memastikan kondisi keamanan desa dengan menggunakan alat penunjang pengamanan seperti HT (handy talkie), rompi dan keahlian bela diri. Anggaran pengadaan perlengkapan tersebut diambilkan dari dana desa (DD).

Kehadiran satgas dinilainya bisa menjadi pemecah masala untuk mengatasi munculnya penyebab aksi kriminalitas. Seperti membubarkan remaja yang sedang kumpul mabuk-mabukan. “Bahkan juga bisa mengajak gotong-royong untuk mengatasi bencana alam, dan persoalan kemasyarakatan lainnya,” tutur Kapolres.

Kehadiran satgas ini juga didukung TNI. Dandim 0821 Lumajang Letkol Infantri Ahmad Fauzi menegaskan, jajarannya mendukung gagasan pembentukan satgas tersebut. Ini untuk memerangi aksi kriminalitas, seperti begal dan pencurian hewan ternak.

“Kami sangat peduli tentang keamanan Lumajang. Oleh sebab itu, saya dan jajaran siap membantu Polres Lumajang menciptakan situasi keamanan. Ini adalah solusi bagus untuk mengatasi persoalan-persoalan keamanan seperti begal dan pencurian sapi,” ucapnya.

Sementara itu, Suwoko anggota Satgas Keamanan Desa dari Pasirian menyatakan komitmennya untuk turut menjaga stabilitas keamanan di desa. Dirinya bersama rekan-rekannya secara aktif bakal melakukan tindakan preventif, agar kondisi desanya kian aman dan kondusif.

“Tentu kami akan menjalankan tugas sebagai satgas sebagaimana mestinya. Utamanya, untuk menciptakan dan menjaga suasana desa agar semakin aman dan kondusif,” ungkapnya. (*)

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Solih