Akibat Terjangan Angin Puting Beliung

Warga Mangir Tidur di Musala

PUTING BELIUNG: Sebanyak 50 rumah di Dusun Mangir, Desa Wonosari, Grujugan yang terkena dampak puting beliung.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Warga di Dusun Mangir, pagi kemarin (11/2) terlihat sedang kerja bakti. Mereka membersihkan sisa terjangan angin puting beliung. Ada yang mengganti genting karena pecah, ada yang menebang pohon, dan ada yang membersihkan jalan. Bahkan, sebagian warga malam harinya harus tidur di musala.
Pantauan Radarjember.id, muspika sampai Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso langsung bertindak ketika ada kejadian. Bahkan, bidang kesehatan membuka dua posko kesehatan sejak malam hari. Warga yang rumahnya hanya tersingkap genting dan atap sengnya, malam hari bisa kembali ke rumahnya. Namun, bagi yang atapnya sangat rusak, mereka harus pindah tidur di musala.
Seperti dialami Halimah, warga RT 16, yang tinggal bersama suami dan anaknya. Saat angin puting beliung menerjang, keluarga ini berada di dalam rumah. Lantas, ketika tahu ada puting beliung, mereka langsung ke luar. Kebetulan ada bangunan musala yang bangunannya lebih kokoh, sehingga saat itu mereka berdiam di musala. “Sampai tadi malam saya tidur di musala. Ada tiga keluarga yang tidur di musala sini,” ungkapnya.
Busar yang juga warga setempat mengungkapkan, angin puting beliung sangat menakutkan. Sampai genting beterbangan. Sore itu, dia bersama keluarganya langsung lari mencari tempat yang aman. Setelah angin mereda, keluarga ini lantas kembali ke rumah. “Saya malam harinya tidur di rumah, pagi harinya membersihkan puing-puing yang dibawa angin,” terangnya.
Sementara R Ach Ayib Rasyidi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso mengungkapkan, pihaknya langsung mengambil tindakan begitu ada informasi. Selanjutnya melakukan pendataan. “Kami data, lantas kami kirim bantuan berupa terpal dan sembako,” jelasnya.
BPBD mendata ada 50 rumah terdampak. Sepuluh di antaranya rusak parah. Sementara lainnya rusak ringan. BPBD mendata keluarga yang terdampak dan kerugian material. Selanjutnya melakukan pemetaan distribusi bantuan. (*)

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Narto