Diduga Terkait Pelanggaran Netralitas dan Kinerja

Tujuh Kepala OPD Diperiksa Inspektorat

41
DIPERIKSA: Sejumlah kepala OPD yang diperiksa di ruang pemeriksaan Inspektorat, siang kemarin. Kabar pemeriksaan mereka dilakukan atas dugaan pelanggaran netralitas sebagai ASN.

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sejak pagi kemarin terlihat mendatangi kantor Inspektorat Lumajang. Kabarnya, mereka dipanggil untuk memenuhi undangan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran netralitas dan kinerja. Namun, hingga petang kemarin belum jelas perkara pemeriksaannya.
Jawa Pos Radar Semeru awal menerima kabar pemeriksaan ini baru sekitar pukul 09.00 pagi. Yakni tentang adanya sejumlah kepala OPD yang diperiksa inspektorat. Setelah dicek, ternyata benar. Ada beberapa kepala OPD yang diperiksa tim auditor di ruang pemeriksaan di inspektorat Pemkab Lumajang.
Di antaranya adalah Dony Fimbrianto Yantri, kepala Dinas Kominfo. Dia diperiksa di ruang selatan inspektorat. Ada juga Suyanto, kepala Bakesbangpol yang ada dalam ruang pemeriksaan. Sementara Sugeng Priyono, kepala dishub juga diperiksa. Namun, bukan di ruang yang sama, melainkan di lantai 2.
Pada saat yang bersamaan, Drs Basuni, Aziz Fachrurrozi, dan Agus Budianto SStp juga ada di inspektorat. Hanya saja, mereka berada dilobi tengah. Baru kemudian, Agus berpamitan pergi karena sudah selesai diperiksa. Sementara Azis dan Basuni mendapat giliran masuk.
Keduanya masuk mengganti giliran Dony Fimbriyanto Yantri yang selesai diperiksa sekitar pukul 12.13 WIB. Dony memilih keluar lewat pintu samping, menghindari sejumlah awak media yang nyanggong di ruang lobi. Beda dengan Suyanto, dia melintas begitu saja karena kantornya memang di samping inspektorat. Dia melintas sambil menghela napas panjang.
Rasa penasaran awak media makin menggumpal ketika makin lama makin sulit dapat keterangan terkait informasi tersebut. Baru selesai Basuni jadi sasaran wartawan. Basuni ditanya terkait dugaan pelanggaran netralitas dan kinerja yang beredar di kalangan wartawan.
Namun, dia mengelak. “Hanya pemeriksaan biasa. Kinerja dari Kepala SKPD. Hampir semua. Hari ini saya, Pak Yanto Kesbangpol, Pak Agung, dan lainnya selama kinerja 2018 itu yang diperiksa,” jelasnya.
Ditanya apakah diperiksa terkait netralitas selama pilkada lalu, dia buru-buru membantah. “Enggak ya, enggak. Ada temuan yang belum dicukupi soal hasil pemeriksaan begitu. Tidak ada kaitan dengan itu. Hanya kaitan dengan kinerja. Kalau Satpol PP sudah selesai semua. Saya beres barusan,” jelasnya.
Aziz Fachrurozi juga demikian. Dia mengelak ketika dikaitkan pemeriksaan kemarin kaitan dengan netralitas kepala OPD dalam pilkada lalu.
Namun, sumber Jawa Pos Radar Semeru menguatkan jika pemeriksaan itu tidak jauh dengan keterlibatan kepala OPD tersebut dalam pilkada. “Mereka diperiksa atas dugaan pelanggaran netralitas dan kinerja,” ujar sumber yang enggan dikorankan namanya.
Sayangnya, untuk membuat pemeriksaan itu terang benderang, Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperawati MSi belum berhasil dikonfirmasi kemarin. Sempat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, tetapi tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga tidak ada balasan. (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : Narto