Bupati Lepas Keberangkatan 45 Petugas Khusus

Pendopo Express, Adminduk Sampai Rumah

DI-BRANDING: Bupati menaiki motor Pendopo Express sebelum memberangkatkan utusan khusus ke rumah-rumah warga untuk mengantar Adminduk di seluruh Jember.

RADAR JEMBER.ID – Bupati Jember Faida secara resmi memberangkatkan Tim Pendopo Express di pendopo kabupaten, pagi kemarin (11/2). Pendopo Express ditugaskan untuk mengantar atau mendistribusikan seluruh administrasi kependudukan (adminduk) warga Jember mulai dari KTP, KK, serta yang lain.
Pada pemberangkatan perdana itu, Bupati Faida menyebutkan, keberadaan Pendopo Express tak lain untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebelumnya, pendistribusian masih melalui kantor kecamatan dan kantor desa. Tetapi dengan Pendopo Express, adminduk yang selama ini belum diambil langsung dikirim ke rumah warga. Distribusi adminduk dalam rangka melayani masyarakat. Ada 10 ribu berkas, KTP, KK, dan yang lain.
“Kalau sebelumnya diantar melalui kecamatan dan desa-desa, sekarang dispenduk ngantor di desa untuk mengantarkan semua adminduk,” jelas Faida. Mungkin sejumlah adminduk ini belum diambil karena yang bersangkutan sibuk, sakit, atau karena hal lain. Padahal, adminduk merupakan kebutuhan dasar, sehingga warga harus dibantu.
“Tetap menjadi kewajiban kita agar sampai di rumah warga masing-masing,” katanya. Faida menegaskan, petugas atau utusan khusus tersebut harus memastikan agar adminduk sampai ke tangan warga. Kendaraan berupa sepeda motor pun di-branding khusus, sehingga menunjukkan kepanjangan tangan bupati dan wakil bupati atau Pemerintah Kabupaten Jember.
“Saya tugaskan juga kepada Tim Pendopo Expres untuk melihat apakah ada warga yang sakit. Apakah rumahnya perlu diperbaiki, atau ada anak putus sekolah di dalam rumah itu. Jangan jadi petugas yang tumpul hati. Laporkan semua keluhan warga,” ungkap Faida. Selama menjalankan tugas, Tim Pendopo Express yang akan bekerja selama 10 sampai 14 hari juga mendapat peringatan keras dari Bupati Faida.
Dia menegaskan agar tidak ada petugas yang meminta-minta uang atau barang kepada warga yang adminduknya diantar. “Jangan sampai saya mendengar ada yang menarik bayaran, baik uang transportasi atau uang kopi. Ini adalah perjalanan dinas resmi. Petugas wajib lapor setiap hari ke posko. Kalau ada pertanyaan atau keluhan warga, catat dan laporkan. Jangan ada keluhan yang tidak tersampaikan,” tegasnya.
Dalam pemberangkatan itu, setidaknya ada sebanyak 45 petugas Pendopo Ekspress. Mereka setiap harinya diwajibkan untuk mengantar sebanyak 15 sampai 20 adminduk dengan jangka waktu selama 10 sampai 14 hari kerja. Pada tahap perdana itu, ada sebanyak 9.416 KTP dan sisanya adminduk yang lain.
Setelah memberi sambutan dan pengarahan, Faida langsung memberangkatkan Tim Pendopo Ekspres untuk mendistribusikan adminduk ke sejumlah desa yang ada di Jember. “Kepada semua personel yang akan bertugas, sampaikan salam bupati. Saya ucapkan selamat jalan. Manfaatkan ini sebagai jalan ibadah. Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, maka pada hari ini, 11 Februari 2019, tim pendopo secara resmi saya berangkatkan,” pungkas Bupati Faida. (*nu)

HUMAS PEMKAB FOR RADARJEMBER.ID

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Istimewa

Editor : Rangga Mahardhika