Prioritas Komunikasi dengan Eksekutif

DPRD Punya Nakhoda Baru

SUDAH SAH: Politisi Partai Gerindra Ardi Pujo Prabowo resmi menjabat Ketua DPRD Jember menggantikan rekan sejawatnya Thoif Zamroni dalam pelantikan dan pengambilan sumpah

RADAR JEMBER.ID – Setelah mengalami kekosongan kursi ketua, kini DPRD Jember telah memiliki pemimpin baru. Ardi Pudjo Prabowo resmi dilantik sebagai Ketua DPRD, kemarin (6/2). Dia menggantikan rekan sejawatnya dari Partai Gerindra, Thoif Zamroni. Politisi asal Kecamatan Wuluhan itu dilantik melalui pengucapan sumpah dalam rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama gedung DPRD setempat.

Penetapan Ardi sebagai ketua DPRD ini telah melalui beberapa tahap. Sebelum dilantik, nama Ardi telah diusulkan kepada Gubernur Jawa Timur melalui Bupati Jember, medio Januari lalu. Usulan ini menindaklanjuti turunnya surat pemberhentian sementara terhadap Thoif Zamroni sebagai ketua DPRD. Thoif diberhentikan karena tersandung kasus korupsi dana hibah/bansos yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pelantikan itu dilanjutkan dengan rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jember Yuli Priyanto, menetapkan Budi Santoso sebagai anggota DPRD Jember. Dia dilantik menggantikan Thoif Zamroni untuk mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Jember. Budi mereposisi Thoif sebagai wakil rakyat melalui mekanisme pengganti antar waktu (PAW) dari daerah pemilihan 3 Jember.

“Pak Budi nanti menggantikan posisi saya di Komisi D. Ini sesuai dengan keputusan Partai Gerindra,” ujar Ardi, seusai menjalani prosesi pelantikan. Dengan disahkannya Budi, maka komposisi DPRD Jember saat ini sudah komplet 50 orang. Kepada sejumlah wartawan, Ardi tak berbicara banyak soal apa yang akan dilakukan di sisa akhir masa kerja DPRD.

Dia hanya menyampaikan akan berkoordinasi dengan anggota dan pimpinan DPRD yang lain untuk menjalankan tugas-tugas yang akan dilakukan bersama. Sebab, jika dihitung, sisa waktu pengabdian wakil rakyat tersebut memang cukup singkat. Hanya sampai Agustus mendatang, atau tinggal satu semester lagi.

Kendati begitu, Ardi mengklaim berkomitmen bisa menjalankan fungsi lembaganya secara maksimal. Termasuk soal fungsi pengawasan ke pihak eksekutif. Walaupun dirinya lebih mengedepankan fungsi pengawasan itu dengan menjalin komunikasi serta kerja sama yang baik dengan eksekutif. “Ini semata-mata untuk memperjuangkan rakyat Jember,” ucapnya.

Ardi tak menjabarkan apa yang menjadi modal keyakinannya itu. Apalagi, saat ini merupakan tahun politik. Sebagaimana diketahui, pada tahun politik seperti sekarang, kerja legislator kian menurun. Mereka lebih sering turun ke bawah untuk menggalang dukungan rakyat. Dampaknya, banyak kursi yang kosong di tiap agenda-agenda persidangan. Para anggota dewan kerap tidak hadir dalam agenda tersebut.

Menanggapi hal ini, Ardi memastikan dirinya akan meningkatkan kualitas kerja para wakil rakyat tersebut. Pihaknya, juga akan tetap menginstruksikan ke komisi-komisi agar tidak melalaikan tugas dan tanggung jawab di parlemen. “Jadi, meskipun saat ini tahun politik, tapi kami akan tetap memaksimalkan kinerja anggota,” pungkasnya. (*)

Reporter : Mahrus Sholih

Fotografer : Mahrus Sholih

Editor : Rangga Mahardhika