Hasil Budi Daya Ikan Gurami Umbulsari Tembus Bali

22
ANDALAN JEMBER. Hasil budi daya ikan Gurami Dusun Jatisongo, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari sudah dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa Timur termasuk di Bali.

RADAR JEMBER.ID – Dusun Jatisongso, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari dikenal sebagai sentra penghasil ikan Gurami di Kabupaten Jember. Hasil budi daya ikan sudah dijual hingga Bali.

Warga Dusun Jatisongso mulai melakukan budi daya ikan air tawar tersebut mulai tahun 2010. Bahkan di Dusun Jatisongo itu, sejak tahun 2015 terbentuk kelompok perikanan Mina Tegal Jaya Makmur dan beranggotakan 15 orang.

Menurut Junaidi, Sekretaris Kelompok Perikanan Mina Tegal Jaya Makmur, di Dusun Jatisongo, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, saat ini terdapat 10 hektare kolam ikan Gurami.

“Alasan warga memilih budidaya Gurami selain untuk meningkatkan ekonomi keluarga, juga prospek Gurami ke depan cukup menjanjikan,” jelas Junaidi.

Dikatakan pula oleh Junaidi, memelihara ikan Gurami itu mudah dan tidak memerlukan perlakuan khusus. Apalagi ikan tersebut juga memakan tumbuhan, hal ini bisa menghemat pengeluaran untuk membeli pakan ikan buatan pabrik.

“Ikan Gurami ini siap dipanen minimal umur 10 bulan dan maksimal umur 12 bulan. Gurami bisa dikomsumsi kalau memiliki berat minimal 4 ons,” imbuh Junaedi.

Sekali panen ikan Gurami, petani ikan di Dusun Jatisongo, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari total keseluruhan mencapai 100 ton.

Sementara itu, Kepala Desa Tegalwangi Didik Sutiyono SH membenarkan hal tersebut. Dijelaskan,  Gurami itu selain dikirim ke berbagai kabupaten seperti Lumajang, Bondowoso, Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi, kini telah merambah pasar di Bali.

“Jelas ini sangatlah menggembirakan, setiap dua hari sekali 1,5 ton ikan Gurami asal Dusun Jatisongo, Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari dikirim ke Bali. Untuk daerah tapal kuda sedikitnya permintaan Gurami sekitar 5 kuintal per hari dan harga per kilogram Gurami Rp 30.000,” ungkap Didik. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Winardi Nawa Putra