Bawaslu Butuh Ribuan Pengawas TPS

47
TEGAS: Dwi Endah Prasetyowati menjelaskan fungsi pengawasan di Unmuh Jember, beberapa waktu lalu.

RADAR JEMBER.ID – Tahapan pemilihan umum (pemilu) serentak terus berlangsung. Persiapan bukan hanya dilakukan KPUD Jember. Bawaslu Jember juga sedang mempersiapkan pengawasan masif hingga ke bawah. Untuk itu, Bawaslu membuka ribuan tenaga untuk menjadi pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).

Menurut salah satu Komisioner Bawaslu Jember Dwi Endah Prasetyowati, pendaftaran PTPS di Jember akan berlangsung selama tujuh hari. “Pendaftarannya yaitu dibuka tanggal 4 sampai 10 Februari 2019. Bagi siapa saja bisa ikut mendaftar. Yang jelas ada persyaratannya,” kata Endah.

Untuk tenaga PTPS yang akan diambil, Endah menyebut membutuhkan satu orang untuk satu TPS. Bila merujuk pada data TPS sementara yang ada di KPUD Jember, maka PTPS akan membutuhkan sesuai jumlah TPS yang ada di Jember, yaitu sebanyak 7.666 TPS. “Satu TPS satu pengawas,” tegasnya.

Para pendaftar nantinya akan diseleksi secara administrasi terlebih dahulu. Peserta yang dinyatakan lolos administrasi, berpeluang akan melewati tes tulis. Selanjutnya, para pendaftar PTPS akan melakukan proses wawancara sebelum ditetapkan menjadi anggota PTPS atau dilantik.

PTPS yang nantinya diterima harus menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Di antaranya, melakukan pengawasan pada persiapan pemungutan suara, melakukan pengawasan pada saat pemungutan suara, melakukan pengawasan persiapan dan pelaksanaan penghitungan suara, serta mengawasi pergerakan surat suara dari TPS ke PPS.

“Setiap PTPS di masing-masing TPS berwenang menyampaikan keberatan apabila menemukan dugaan pelanggaran. Serta berwenang menyampaikan keberatan apabila ada dugaan penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara,” tegas Endah, kemarin (31/1).

Sementara itu, disinggung mengenai proses pendaftarannya secara teknis, Endah mengungkapkan, pembukaan pendaftaran dilakukan di Kantor Kesekretariatan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) sejak tanggal 4 sampai 10 Februari. “Pendaftarannya di Panwascam. Kemudian untuk masa kerjanya yaitu satu bulan. Terhitung 23 hari sebelum pemilu dan H+7 setelah pemilu,” pungkasnya. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Hadi Sumarsono