Wings Air Hari Ini, Garuda Baru Februari

Penerbangan Akan Kembali Normal

425
MELIHAT OKUPANSI: Semua maskapai yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember ini melihat kondisi penumpang yang ada. Jika ramai, maka bisa beroperasi selama seminggu penuh.

RADAR JEMBER.ID – Jadwal penerbangan dua maskapai yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro bakal kembali normal. Dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Wings Air ini akan kembali melayani penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara setiap hari atau seminggu penuh. Yakni rute Surabaya-Jember (SUB-JBB) dan Jember-Surabaya (JBB-SUB).

Hanya saja, dua maskapai ini menerapkan kebijakan berbeda. Maskapai Wings Air lebih dulu mengembalikan penerbangan ke Jember setiap hari per 29 Januari 2018 ini. Sementara, maskapai Garuda Indonesia baru dimulai 1 Februari. Meski berbeda, alasan perubahan jadwal penerbangan dari sebelumnya empat hari seminggu menjadi setiap hari karena adanya peningkatan penumpang di Bandara Notohadinegoro.

Perwakilan Garuda Indonesia Jember Sugiharto mengatakan, penerbangan maskapai plat merah tersebut mulai normal kembali pada 1 Februari, meski rencana awalnya pada 25 Januari lalu. Namun, karena tingkat okupansi penumpang dinilai masih rendah, pihaknya menunda jadwal penerbangan hingga awal bulan mendatang.

“Kami memang meminta penundaan penerbangan daily (harian, Red) hingga 1 Februari mendatang. Jadi, untuk akhir Januari penerbangan dilakukan pada 26, 29, dan 31 saja,” ungkapnya. Menurut Sugiharto, sepinya penumpang yang menggunakan transportasi udara pada awal tahun ini karena mayoritas pengguna maskapai penerbangan masih didominasi oleh aparatur sipil negara dan pengusaha.

Biasanya, para penumpang tersebut juga langsung ke Jakarta, tidak berhenti di Surabaya. “Jadi, langsung connecting ke Jakarta. Termasuk yang masuk ke Jember, juga berasal dari Jakarta,” ujarnya. Lebih lanjut Sugiharto menerangkan, tingkat okupansi minimal agar penerbangan kembali normal adalah 30 persen dari total kursi yang ada.

Jika dihitung dari total 70 kursi yang dimiliki Garuda Indonesia, maka untuk penerbangan pulang pergi SUB-JBB dan JBB-SUB, minimal penumpang harus memenuhi 42 kursi. Jumlah ini diyakininya akan terpenuhi pada awal Februari mendatang. Dia juga optimistis jadwal penerbangan setiap hari ini tidak akan ada perubahan lagi.

Sebab, jika melihat tren penumpang, pada awal Februari mendatang akan mengalami peningkatan. Apalagi, perjalanan dinas yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan sudah mulai dilakukan. Baik oleh PNS maupun aparatur negara yang lain. “Jadi, kita melihat dari pembukuan yang ada sudah mulai normal. Dicek tanggal 1 sampai tanggal 7 Februari sudah di atas 25 persen,” jelasnya.

Sementara Airport Manager Wings Air Jember Rico Permana Hadi menjelaskan, jadwal terbang setiap hari itu merupakan keputusan manajemen karena melihat kondisi penumpang yang mulai normal kembali. Keputusan itu berlaku mulai hari ini, Selasa (29/1). “Kita open lagi. Jadwalnya mulai 29 Januari sudah daily flight,” terangnya, kemarin.

Kendati begitu, Rico tak menampik jika jadwal itu akan kembali berubah menjadi empat hari dalam seminggu. Hal ini tergantung kondisi operasional di lapangan, apakah peningkatan jumlah penumpang itu akan stabil atau tidak. “Kita lihat juga kondisi penumpang. Kalau saat ini sudah mulai banyak. Tapi kemungkinan untuk cancel tetap ada. Karena kondisi operasional memang dinamis,” tandasnya. (*)

Reporter : Mahrus Sholih

Fotografer : Jumai

Editor : Rangga Mahardhika