Diberhentikan, PNS Gugat Bupati ke PTUN

43
KEBERATAN: Young Septian, keluarga Dewi Kurniawati yang merupakan terpidana kasus korupsi penambahan daya listrik di RSU Koesnadi Bondowoso, keberatan atas SK Bupati Salwa Arifin tentang pemecatan.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Sudah jatuh, tertimpa tangga. Itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan penderitaan Dewi Kurniawati, terpidana kasus korupsi penambahan daya listrik di RSU Koesnadi. Dewi dapat hukuman 3 tahun penjara dan sudah menjalani sekitar 30 bulan kurungan.

Dewi makin terpuruk setelah awal tahun 2019 ini, keluarganya menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Bondowoso No: 188.45/789/430.4.2/2018 yang memberhentikan Dewi dari PNS. Surat itu seakan menjadi sambaran petir bagi keluarga. Sebab, Bupati Salwa Arifin memutuskan pemberhentian dengan tidak hormat kepada Dewi Kurniawati.

Young Septian, keluarga Dewi mengungkapkan, saat ini sudah sekitar 30 bulan Dewi menjalani masa hukuman. Vonis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Dewi dinyatakan bersalah pada 2016. Selanjutnya, dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Namun, pihak keluarga merasa bahwa Dewi yang saat itu menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah korban. “Kami merasa Dewi sebagai orang yang dikorbankan,” jelasnya.

Karena keluarga merasa Dewi adalah korban, mereka menganggap keputusan pemberhentian tidak hormat Bupati Salwa itu sangat memberatkan. Keberatan Septian bukan tanpa dasar. Ia berpedoman PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengatur pemberhentian PNS yang tersangkut masalah hukum. “Dengan dasar ini, kami akan melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara,” tegasnya.

Dijelaskan, dalam pasal 248 ayat 1, PNS dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan tidak berencana, tidak diberhentikan sebagai PNS. Namun, di situ dijelaskan syaratnya. Pertama, perbuatannya tidak menurunkan harkat dan martabat PNS. Kedua, mempunyai prestasi yang baik. Ketiga, tidak memengaruhi lingkungan kerja setelah aktif kembali. Keempat, tersedia lowongan jabatan.

Mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2017 ini, Young Septian berencana melayangkan gugatan pada PTUN. “Besok (hari ini, Red) saya ke Sidoarjo, ke PTUN, untuk melayangkan gugatan,” jelasnya.

Bahkan, Young Septian sudah meminta surat keterangan dari RSU Koesnadi tentang keterangan Dewi selama bekerja. Bahwa Dewi selama ini bekerja penuh dengan pengabdian, jujur, cermat, dan berkoordinasi dengan baik. Surat keterangan itu ditandatangani 15 dokter. “Kami akan gunakan surat ini sebagai bukti,” tegasnya.

Septian mengutarakan, pihaknya belum memakai pengacara karena ketiadaan biaya. Namun, upaya keadilan itu akan ditempuhnya sekuat tenaga. Bahkan, sampai titik darah penghabisan. Sebab, pihak keluarga merasa Dewi Kurniawati adalah korban. “Kepada saya sampai bersumpah demi Allah jika Bu Dewi ini tidak memakan uang yang disangkakan itu sepeser pun,” pungkasnya. (*)

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Narto