Hindari Kecelakaan, Truk Gandeng Terguling

BAN SAMPAI COPOT:  Jagung kering seberat 41 ton yang diangkut truk gandeng dengan sopir Ali, tumpah ke sawah milik H Bustomi, warga Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kamis (10/01) malam pukul 21.00 WIB.

RADAR JEMBER.ID – Gara-gara menghindari kecelakaan dengan pengendara sepeda motor, sebuah truk gandeng P 8704 UQ terguling di jalan raya Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kamis (10/01) pukul  21.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, muatan berupa jagung kering seberat 41 ton tumpah ke sawah milik Haji Bustomi, 55, warga setempat. Sebelum terjadi kecelakaan, truk fuso yang disopiri Ali, 37, warga Dusun Karangasem, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur.

Saat itu, kebetulan ada pengendara sepeda motor yang berusaha mendahului truk yang disopirinya. Setelah berhasil mendahului, pengendara sepeda motor mengurangi laju motornya, karena di depannya ada beberapa mobil yang sama-sama dari arah timur berjalan pelan.

Karena pengendara sepeda motor semakin pelan, maka sopir berusaha mengurangi laju truk yang disopiri. Tiba-tiba, pengendara sepeda motor itu makin pelan. Sopir truk langsung banting setir ke kiri agar truk yang disopirinya tidak menabrak pengendara sepeda motor.

Posisi kepala truk yang sudah di luar jalan aspal langsung nyelonong ke selokan dan bodi mobil miring. Karena muatan cukup berat, bagian gandengan yang penuh jagung ikut terguling. Seluruh muatan seberat 41 ton tumpah ke sawah. Beruntung, sopir dan Akik (kernet), 40, masih selamat meskipun posisi truknya terguling ke kiri.

Menurut Ali, sopir truk gandeng, rencananya muatan jagung yang diangkut dari gudang di Desa Rambigundam itu akan dibawa ke Pasuruan. Sebelum terguling, ada pengendara motor yang berusaha mendahului. ”Tetapi nyalip, tiba-tiba mengurangi kecepatan secara mendadak,” katanya.

Dia mencoba menghindar dengan cara banting setir ke kiri. Pada saat banting setir, truk langsung melaju ke jalur kiri dan masuk ke selokan. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Hadi Sumarsono