Hindari Tabrakan, Truk Gandeng Malah Terguling

34
TERGULING: Truk gandeng yang mengangkut jagung mengalami kecelakaan di Desa Langkap.

RADARJEMBER. ID – Gara gara menghindari kecelakaan, sebuah truk gandenng Nopol  P 8704 UQ yang penuh muatan dengan jagung kering terguling di Jalan Raya Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari Kamis (10/1/2019) pukul 21.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, muatan berupa jagung kering seberat 41 ton tumpah ke sawah milik Haji Bustomi, 55, warga setempat.

Sebelum terjadi kecelakaan, truk fuso yang disopiri Ali, 37, warga Dusun Karangasem, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti berjalan dengan kecepatan sedang dari arah timur.
Tetapi tiba tiba, sebelum di TKP ada pengendara sepeda motor yang berusaha mendahului truk yang disopiri.

Setelah berhasil mendahului, pengendara sepeda motor mencoba mengurangi laju motornya karena di depannya ada beberapa mobil yang sama-sama dari arah timur. Karena pengendara sepeda motor semakin pelan, maka sopir berusaha mengurangi laju truk yang disopiri. Karena pengendara sepeda motor itu tiba tiba pelan, sopir truk langsung banting setir ke kiri agar terhindar dari tabrakan.

Posisi kepala truk yang suda di luar jalan aspal langsung nyelonong ke selokan dan langsung miring. Karena muatan cukup berat, bagian gandengan yang juga penuh dengan muatan jagung ikut terguling.

Seluruh muatan jagung 41 ton langsung tumpah ke sawah. Beruntung, sopir dan Akik, 40, kernet masih selamat meskipun posisi truknya terguling.

Menurut Ali, sopir truk gandeng, rencananya muatan jagung yang diangkut dari gudang di Desa Rambigundam itu dibawa ke Pasuruan. Sebelum terguling, ada pengendara motor yang berusaha mendahului . Tetapi setelah berhasil mendahului, tiba-tiba pengendara mengurangi kecepatannya dengan mendadak.
Karena posisi motor di depan truk, dia mencoba menghindar dengan cara banting setir ke kiri. Pada saat banting setir, truk langsung nyelonong ke jalur kiri dan masuk selokan. “Karena muatan cukup berat, bagian gandengannya juga ikut terguling,” ujar Ali.

Sontak,  jagung seberat 41 ton tidak ada yang tersisa, semuanya tumpah ke sawah milik warga. (*).

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Winardi Nawa Putra