Nyungsep ke Sungai, Pikap Hasil Curian Ditinggal Pelaku

Malam Dicuri, Pagi Ketemu

DISERAHKAN KE PEMILIK: Kapolsek Grujugan Iptu Iswahyudi (empat dari kanan) dan Kapolsek Cermee Iptu Sapto Wiyono (tiga dari kanan) menyerahkan mobil ke Aswandi, warga Desa Cermee. 

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Malam hilang, pagi langsung ditemukan. Itulah cerita Mobil pikap Nopol P 8418 EA milik Aswandi, warga RT 5 Desa/Kecamatan Cermee, Bondowoso. Mobil itu dini hari kemarin (8/1) dicuri orang. Namun, pikap tidak jadi hilang karena mengalami kecelakaan tunggal di Desa Grujugan Kidul, Grujugan. Mobil nyungsep ke sungai. Pencuri melarikan diri.

Menurut saksi mata, pengemudi pikap justru langsung lari meninggalkan mobil. Karena kejadian itu, mobil pikap ini bisa selamat. Polsek Jajaran yang langsung melakukan monitor melalui jaringan radio HT. Belakangan diketahui mobil itu adalah mobil curian.

Kapolsek Grujugan Iptu Iswahyudi mengatakan, jajarannya mendapati laporan masyarakat adanya kecelakaan tunggal menjelang subuh. Sekitar pukul 3.40 dini hari. Begitu ada informasi, petugas langsung turun ke TKP. “Namun di TKP, pengemudinya dicari tidak ada. Masyarakat yang mengetahui katanya pengemudinya lari entah ke mana,” jelasnya.

Apalagi, kejadiannya ketika hari masih sangat gelap. Sehingga masyarakat yang mengetahui kecelakaan itu memilih melaporkan ke Polsek Grujugan. Setelah petugas sampai TKP dan melihat pengemudinya tidak ada, petugas lantas melakukan evakuasi mobil pikap. Mobil itu tidak mengalami rusak parah.

Iptu Iswahyudi menambahkan, pagi itu juga pihaknya langsung melakukan pendalaman. Ternyata pelat mobil yang ditemukan jajaran Polsek Grujugan, sama persis dengan laporan kehilangan yang ada di Polsek Cermee. Pagi harinya, korban diantar ke Polsek Grujugan untuk mengambil mobilnya.

Sementara Kapolsek Cermee Iptu Sapto Wiyono mengatakan, pihaknya dini hari kemarin (8/1) mendapati laporan kasus pencurian dengan korban Aswandi, warga Desa/Kecamatan Cermee. Modus operandinya, pelaku mencongkel jendela. “Jadi, pelaku mengambil kunci mobil pikap dan mengambil dompet berisi Rp 1,5 juta, serta satu handphone,” jelasnya.

Dijelaskannya, koordinasi jajaran polsek yang aktif dan partisipasi masyarakat yang bagus, merupakan kunci cepatnya kasus itu terungkap. Karenaitu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk terus aktif melakukan koordinasi dengan jajaran TNI dan Polri yang ada di bawah. “Ini demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Polisi sendiri terus akan memburu pelaku pencurian. Mengingat uang dan ponsel korban masih belum ditemukan dan berhasil dibawa kabur pelaku. (*)

Polres Bondowoso for Radarjember.id

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Istimewa

Editor : Narto