Maryun Akhyar, Satpam Teladan Masjid Jamik At Taqwa

Berkah Ikhlas Antar ke Tanah Suci

INSPIRATIF: Inilah dua satpam yang mendapatkan penghargaan dalam acara HUT Satpam di Polres Bondowoso

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Ratusan satpam atau security merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 di Polres Bondowoso, kemarin (8/1). Ada beberapa satpam yang mendapat penghargaan. Dibalik penghargaan itu, ada kisah menarik dari satpam paling muda di Bondowoso.

Dia adalah Adelia Monica, Satpam Bank Jatim Bondowoso. Adelia mendapat penghargaan sebagai satpam termuda. Masih 21 tahun. Berikutnya adalah Maryun Akhyar. Satpam Masjid Jamik At Taqwa Bondowoso. Dia mendapatkan penghargaan sebagai satpam paling tua.

Namun, dibalik penghargaan itu, ada kisah menarik dari Maryun Akhyar. Dia adalah Satpam Masjid Jamik At Taqwa yang sudah mengabdikan diri selama hampir 16 tahun. Banyak berkah dari pekerjaan yang dia tekuni itu. “Profesi apa pun, harus diniatkan ibadah. Bukan melihat gajinya berapa, namun ketika diniatkan ibadah, maka akan ada berkah tersendiri,” jelasnya.

Maryun Akhyar mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang mengungkapkan jika sebaik-baik manusia adalah yang bisa berbuat baik kepada orang lain. Karenanya mulai awal kerja dahulu, Maryun sudah menata niat untuk mengabdi. “Kalau diniatkan mengabdi, maka akan ada berkah tersendiri,” ujar bapak dua anak tersebut.

Mengenai berkah niat itu, Maryun sudah merasakannya. Allah memberikan jalan terbaik baginya. Menurut dia kuncinya adalah syukur. Syukuri apa yang ada dan pergunakan sebaik-baiknya.

Walau hanya sebagai satpam, Maryun Akhyar baru-baru ini bisa melaksanakan ibadah umrah. Keberangkatannya itu menurutnya karena berkah. Selama kurang lebih sebelas tahun ia menabung untuk ibadah umrah. “Selain itu, tiba-tiba saya dibantu teman-teman SMP saya, jika bukan karena Allah, mana bisa,” ujarnya.

Bahkan, secara matematis, penghasilannya sangat pas-pasan jika dibanding orang lain. Apalagi hanya sebagai satpam. Namun, berkah keihklasannya itulah yang mengantarkannya ke pengalaman yang luar biasa. Yakni umrah.

Bahkan saat ini, dua anaknya kuliah di Universitas Jember (Unej). Kedua anak Akhyar mendapatkan beasiswa. Hal itu tidak lain karena niatan yang tulus dan keikhlasannya. Selain menjadi satpam, di rumahnya di Jalan MT Haryono, Akhyar mengajar anak-anak sekitar rumahnya mengaji.

Sebelum menjadi satpam di Masjid At Taqwa, dia sempat bekerja di Jakarta. Kerja di kontraktor. Bahkan, Akhyar sempat menolak jabatan yang lumayan. Namun, ia berpikir, jika jabatan itu membuatnya tidak bisa menghindari untuk menerima uang panas, maka lebih baik tidak diterima. “Aku lebih enak kerja yang tidak ada hubungan langsung dengan uang,” ujarnya.

Yang selalu dia tanamkan adalah tidak mengeluh. Hidup itu harus bersyukur dan menikmati pemberian Allah SWT. Perlu diketahui, selain dua orang itu, ada dua satpam yang mendapat penghargaan. Yakni Alfian Dwi Safira, satpam CV Senyum Media. Dia mendapatkan penghargaan karena dedikasinya dalam pelaksanaan tugas yang telah tanggap dalam menanggulangi dan menginformasikan tindak kejadian kebakaran di Senyum Media.

Kedua adalah Marat Santoso, satpam RSU dr H Koesnadi. Dia adalah satpam yang telah tanggap dalam menanggulangi dan menginformasikan tindak pidana pencurian HP di RSU Koesnadi. HUT Satpam ke-38 itu dipimpin Wakapolres Kompol Nurmala. (*)

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Narto