Wing Chun Fokus Pengembangan Murid

TERUS BERKEMBANG: Dengan modal prestasi, cabor seni olahraga bela diri Wing Chun bertekad untuk menambah bibit atlet di Jember.

RADAR JEMBER.ID – Memasuki awal tahun 2019, cabang olahraga (cabor) seni bela diri Wing Chun mematok target pengembangan kader. Hal ini untuk memacu prestasi cabor Wing Chun yang baru hadir di Jember sejak 2014 lalu.

“Dari awal tahun, kita akan membuka pendaftaran anggota baru, untuk mencari bibit-bibit atlet. Sehingga diharapkan peluang kita meraih prestasi di setiap kejuaraan resmi bisa lebih meningkat,” ujar Senki Desta, humas Federasi Wing Chun Indonesia (FWCI) Wilayah Tapal Kuda kepada Radarjember.id.

Meski belum banyak, Desta optimistis atlet Wing Chun mampu berbicara di tingkat nasional. Pasalnya mereka didukung tenaga kepelatihan yang kuat. “Kita punya instruktur pelatih yang salah satunya berkualifikasi internasional dan punya pengalaman melatih di Mexico,” papar Desta.

Pembukaan sasana baru, juga direncanakan tidak hanya terfokus di lembaga pendidikan seperti sekolah dan kampus. “Karena kita terbuka untuk semua kalangan dan lapisan usia,” tutur alumnus SMAN 5 Jember ini.

Untuk memotivasi pola latihan, salah satu target yang ingin dicapai adalah peningkatan prestasi atlet Wing Chun Jember di Kejurnas 2019. Setelah dari Jogjakarta, rencananya Kejurnas Wing Chun yang rutin diadakan tiap akhir tahun akan dilakukan di Jakarta untuk tahun ini.

“Di Kejurnas 2018 kemarin, alhamdulillah, atlet Jember bisa kontribusi empat medali untuk kontingen Jatim. Karena itu target kita di 2019 bisa lebih meningkat dari sisi perolehan medali,” tutur Desta.

Empat atlet tersebut masing-masing Athallah Muhammad Rafi yang meriah medali perunggu di Kategori Chi Sao Fight remaja 65,1-70 kg, Kurnia Faturrahman yang meraih medali perak di kategori Chi Sao Fight 55,1-60 kg, Muhammad Ibna Hamid Al Kaffi yang meraih medali emas di kategori Chi Sao Fight 40-45 kg, serta Indri Dwi Wulandari yang meraih medali perak di kategori Siu Lim Tao anak putri. “Total Jember menyumbang Jember menyumbang medali 1 emas 2 perak, 1 perunggu untuk Jawa Timur. Ini menjadi pencapaian terbaik kami sejak tahun 2015,” papar Desta.

Sejak muncul pada Mei 2014 di Jember, Wing Chun sudah konsisten menggelar latihan di dua tempat, yakni di Gedung Serbaguna (kantor KONI Jember) dan GOR Garuda Jember. Saat ini, di tingkat nasional FWCI sudah melengkapi persyaratan untuk menjadi cabor anggota KONI. “Di level nasional, berkas sudah masuk. Tinggal proses selanjutnya sambil kita melengkapi persyaratan di level provinsi dan kabupaten,” pungkas Desta. (*)

FWCI for Radarjember.id

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Istimewa

Editor : Shodiq Syarief