Tenaga Kontrak Bayar Rp 20 Juta

SENAM JADI APEL: Wabup Lumajang Indah Amperawati memberikan penjelasan hasil seratus hari kerja bersama Bupati Thoriqul Haq saat acara senam kesehatan jasmani, kemarin.

RADARJEMBER.ID – Senam kesehatan jasmani (SKJ) aparat sipil negara (ASN) berubah agak tegang, kemarin (4/1). Kegiatan senam berubah menjadi kegiatan apel sekaligus inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Wabup Indah Amperawati. Isinya mencengangkan. Wabup yang akrab disapa Bunda Indah ini membeber temuan selama seratus hari kerja sejak dilantik, 24 September 2018 lalu.

Acara dadakan ini sempat membuat ribuan ASN terkejut. Sebab, tak seorang pun yang menyangka jika acara tersebut diganti arahan dari wabup. Mereka semua menyangka rutin senam. Sehingga mengenakan kostum senam. Tapi berubah jadi arahan wakil bupati.

Pertama, Bunda Indah membeber setoran dua tempat wisata yang tidak rasional sebagaimana diberitakan koran ini, kemarin. Praktis, semua ASN membooo (menyoraki) pejabat yang bersangkutan.

Kedua, ada juga laporan potongan honor tenaga kerja kontrak. Mulai Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Tenaga kontrak pariwisata diketahui tidak pernah mendapatkan lembur. Padahal dalam laporan keuangan ada pengeluaran lembur.

Ketiga, yang tidak kalah mencengangkan adalah adanya laporan yang masuk ke bupati dan wabup, bahwa ada tenaga kontrak yang diterima dengan membayar. “Ada yang bayar Rp 20 juta, Rp 15 juta, Rp 10 juta. Kok tega, mereka bayar hanya karena ingin masuk, prestige di tetangganya, dimintai uang kok ada ya. Manusia macam apa ini yang mungut begitu teganya,” jelasnya yang di boo oleh ribuan ASN di hadapannya. Beruntung sekarang honor tenaga kontrak dinaikkan menjadi Rp 1,5 juta.

Bunda Indah sempat menyampaikan, ada seorang staf di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang fungsinya menampung uang. “Khusus untuk menampung uang. Masih saya selidiki di bank-bank. Sampai sekarang masih diselidiki,” jelasnya.

Perempuan yang juga ketua DPC Gerindra Lumajang ini mengaku bingung. “Saya bingung betul, kenapa pemerintahan ini jadi seperti ini. Ini saya belum masuk ke OPD yang lain loh ya. Masih beberapa yang saya masuki,” ujarnya.

Sebab, Indah menjelaskan, ada laporan juga kepala dinas suka memukul sopirnya. “Ada itu. Serius ada. Laporannya masuk ke saya. Saya mau periksa. Saya tidak tahu bagaimana cara memukulnya. Iki piye? Sopir kok dipukul, gak ditabrakno ae untung. Mungkin se-Indonesia ya di Lumajang ini. Ada kepala dinas diadukan karena sering memukul sopirnya,” jelasnya.

Banyak hal yang dibeberkan dalam arahan pada ASN itu. Fakta tersebut terbongkar selama seratus hari kerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati H Thoriqul Haq MML dan Wabup Ir Hj Indah Amperawati MSi. Tidak sedikit ASN yang tercengang mendengar fakta-fakta yang baru pagi kemarin terbongkar.

Reporter :

Fotografer :

Editor :