Pesepeda Downhill Raih Satu Medali Perunggu di Kejurprov Tuban

PICU ADRENALIN: Rizky Wahyu Purnama, atlet sepeda Sport Downhill asal Jember saat berlaga di Kejurprov Sepeda Sport Down Hill di Tuban, beberapa waktu lalu.

RADAR JEMBER.ID – Prestasi kembali diukir atlet sepeda sport downhill asal Jember. Dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ISSI Down Hill yang digelar di Tuban beberapa waktu lalu, kontingen ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) ISSI Jember berhasil membawa pulang 1 medali perunggu. Trek kejuaraan digelar di Bukit Waturumpit, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Jember terdiri atas 2 atlet yang berlaga di kelas Man Youth (usia 15-16 tahun, sebagai persiapan Porprov) serta 2 atlet lagi di kelas Man Elite. Mereka didampingi satu ofisial dari klub Infini Team Jember.

Namun, hanya satu atlet yang berhasil naik podium, yakni Rizky Wahyu Purnama yang turun di kelas Man Elite. “Ini pertama kalinya bermain di trek tersebut. Cukup seru,” ujar Rizky kepada Radarjember.id.

Dalam kejuaraan tersebut, Rizky berhasil mencatatkan waktu yakni 2 menit 7,17 detik. Adapun juara satu dan juara dua terpaut selisih yang amat tipis, hanya satu detik. Juara satu diraih oleh Hildan Avos Katana dari Batu, dengan catatan waktu 1 menit 57 detik, dan juara dua diraih oleh tuan rumah Deyna Rizqy Ramadhan, dengan catatan waktu 1 menit 58 detik.

Raihan Rizky di babak final juga berselisih amat tipis dengan peringkat empat yang juga diraih oleh atlet asal Jember, Robi Antok Illahi yang mencatatkan waktu 2 menit 7,51 detik. Meski demikian, catatan waktu Rizky di babak final lebih baik dibandingkan saat seeding run atau pengundian nomor. Saat seeding run, Rizky mencatatkan waktu 2 menit, 29 detik.

Dibandingkan trek-trek yang pernah dilakoni, Rizky menilai trek di Bukit Waturumpit Tuban kemarin tidak memberikan tantangan yang berarti. “Downhill kan identik dengan trek curam, sedang di sana kemarin tingkat elevasinya minim, sehingga relatif datar dan banyak pedalingnya. Jadi, banyak kesempatan untuk memacu kecepatan. Tetapi waktu lomba kemarin, cuaca baru turun hujan, sehingga jalanan berlumpur dan banyak bebatuan. Peserta banyak yang jatuh di situ,” jelas mahasiswa Jurusan Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ) ini.

Rizky yang tinggal di sekitar kawasan Rembangan ini mengaku biasa berlatih di sekitar rumahnya. Namun sebagai atlet, Rizky menilai sarana prasarana olahraga sepeda sport di Jember masih minim, terutama untuk nomor BMX Race. “Kalau downhill kita masih bisa latihan di Rembangan. Tapi BMX Race, sirkuitnya belum ada, sehingga teman-teman hanya berlatih keliling kota untuk melatih endurance saja,” pungkas Rizky. (*)

Rizky WP for Radarjember.id

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono