Belum Ada TPS, Berserakan di Jalan

Sampah Pasar Rambipuji Dikeluhkan

JOROK: Agar sampah tidak berserakan seperti ini, di sekitar Pasar Rambipuji diusulkan agar dibuatkan tempat pembuangan sementara (TPS).

RADAR JEMBER.ID – Pasar Kecamatan Rambipuji menjadi salah satu pasar yang ramai dikunjungi konsumen. Sayangnya, pasar tersebut belum memiliki lokasi pembuangan sampah yang tepat, hingga kemarin (27/12). Akibatnya, sampah yang dibuang di sekitar pasar terlihat berserakan, sehingga kerap menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu pemandangan.

Pantauan Radarjember.id, sampah yang dibuang di sekitar pasar tersebut setiap harinya diangkut oleh kendaraan jenis truk. Namun, sebelum sampah diangkut petugas, sampah pasar membuat pemandangan terlihat kumuh dan sampah mengeluarkan bau tak sedap.

Keberadaan pembuangan sampah yang berlokasi di sekitar pasar dikeluhkan oleh pedagang. Wardah, pedagang buah yang lapaknya berjarak sekitar tiga meter dari lokasi sampah mengaku sangat terganggu. Menurutnya, sampah kerap berserakan dan mengeluarkan bau tak sedap, lebih-lebih saat diguyur hutan. “Dulu pembuangan sampahnya tidak di sini. Saya tidak tahu kenapa sekarang di buang di sini. Memang sampahnya diangkut setiap hari, tetapi tetap saja bau,” kata Wardah sambil menunggu pembeli di lapak buahnya.

Dikatakannya, sampah yang ada di pinggir jalan tersebut bukan hanya sampah pedagang pasar. Tetapi, ada pula beberapa warga yang ikut membuang sampah di lokasi tersebut. “Harapan kami, sampah itu dicarikan tempat yang pas, kemudian dibangunkan tempat sampah (sementara, Red),” harap Wardah.

Salah seorang konsumen, Sarkawi, 46, menyebutkan, pembuangan sampah tersebut dinilai kurang layak karena berada di depan pertokoan dan di sekitar pedagang. Menurutnya, sampah seharusnya dibuang di lokasi yang tepat dan seminimal mungkin tidak mengganggu pedagang maupun konsumen.

“Saya kira perlu dicarikan tempat khusus untuk sampah agar tidak terkesan menjadi pasar yang kumuh. Kalau sudah ada tempatnya, yang juga penting dibuatkan TPS. Kalau tidak ada upaya, sampai kapan pun pasti tidak punya tempat sampah,” jelasnya. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Rangga Mahardhika