Setelah Tebing Sungai Tergerus Air

Enam Rumah Terancam Ambrol

TERANCAM: Sejumlah rumah warga terancam longsor, setelah pinggiran sungai terkikis derasnya arus sejak hujan lebat dalam masa cuaca ekstrem akhir Desember ini.

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Dampak cuaca ekstrem sudah mulai dirasakan warga Lumajang. Bukan di jantung Kota Lumajang. Melainkan di kawasan pinggiran. Tepatnya di Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari. Sedikitnya enam bangunan terancam ambrol ke sungai setempat.  Salah satunya masjid.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Radarjember.id, sudah terjadi longsor di tebing sungai yang di atasnya ada enam rumah warga. Tebing sungai longsor sejak kemarin malam. Tepatnya sekitar pukul 21.00. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat panik. Sebab, longsoran terjadi setelah hujan lebat itu mengancam bangunan rumah dan masjid.

Adiarto Hendro, kasi kedaruratan BPBD Lumajang menjelaskan, longsoran itu terjadi di sungai Kalipiri Dusun Krajan, RT 3, RW 3 Desa Pundungsari. “Terjadi karena terkikis aliran sungai yang begitu deras sejak terjadinya hujan semalam (kemarin, Red),” katanya.

Longsoran itu mulai berdampak. Setidaknya ada tiga rumah, yaitu rumah Poniyem, Pak  Sumo, dan Bu Sumiati. Karena kondisinya rawan, maka warga dan tim BPBD melakukan penyiagaan dan penanganan di sana sejak kemarin malam.

Adi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa longsoran ini disebabkan oleh arus sungai. “Dan ini mengancam enam rumah lainnya. Salah satunya adalah masjid di Pundungsari,” terangnya. Pihaknya langsung melakukan asesmen dan penanganan di sana.

Setelah berkoordinasi dengan camat, BPBD menurut dia langsung mengambil tindakan. Memang sudah maksimal, namun para korban terdampak berharap ada langkah pemerintah untuk meringankan beban mereka. “Atau juga berharap agar longsoran tidak meluas. Karena sudah dua kali terjadi dan genangan cukup besar,” jelasnya.

Di luar itu, di Desa Bulurejo Kecamatan Tempursari juga tergenang lagi. Sebab, air dari sungai dan air laut berbenturan. “Sehingga air sungai arusnya kembali. BPBD Lumajang sampai saat ini akan melakukan penanganan terhadap kondisi itu juga,” pungkasnya. (*)

BPBD for Radarjember.id

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Istimewa

Editor : Narto