Longsor, Warga Terpaksa Diungsikan

45
MEMBAHAYAKAN: Longsor kembali terjadi di wilayah Gunung Gambir Kecamatan Sumberbaru, bahkan kemarin mengenai rumah penduduk.

RADARJEMBER.ID – Bencana tanah longsor masih menjadi ancaman yang mengerikan bagi warga di Sumberbaru. Khususnya yang berada di perkebunan Gunung Gambir PTPN 12 yang ada di Desa Gelang, Sumberbaru. Bahkan, kemarin sore longsor kembali terjadi di daerah dekat dengan kebun teh tersebut. Longsor tanah kali ini berada di dekat dengan areal perkampungan warga.

Berdasarkan data yang diterima Jawa Pos Radar Jember kemarin sore, kejadian longsor ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah sebelumnya kawasan itu terjadi hujan yang cukup deras sejak siang hari. bahkan, longsor ini juga mengenai empat rumah milik pensiunan karyawan PTPN 12 Gunung Gambir. “Data yang kami terima ada empat rumah yang terkena timbunan longsor,” ucap AKP Subagiyo, Kapolsek Sumberbaru kemarin.

Subagiyo menuturkan dari data tersebut, empat rumah warga yang terkena longsoran diantaranya .atas nama Supar, Murahman, Bowo dan Rofii. Namun, pihaknya mendapatkan kabar jika sejauh ini masih belum dilaporkan ada korban jiwa. Pihaknya pun masih belum mengetahui detail tentang seberapa parah kerusakan dari keempat rumah tersebut. Pihaknya hingga sore kemarin masih berusaha untuk mencapai lokasi yang berada di antara perbukitan Gunung Argopuro.

Akses menuju lokasi memang cukup jauh dan medan tempuhnya juga sangat sulit dilalui. Makanya pihaknya pun meminta kepada sejumlah pihak yang membutuhkan informasi sebelum pihaknya mencapai lokasi. Namun, Subagiyo mengaku sudah mendapatkan gambar terkait dengan longsor itu. “Jika melihat gambarnya memang cukup dekat dengan perkampungan warga yang rata-rata karyawan kebun,” tuturnya.

Dimana berdasarkan gambar itu, memang longsornya cukup parah. Yakni dari ketinggian yang sangat curam dengan ketinggian sekitar 15 meter. Longsoran itu juga cukup luas yakni sekitar 25 meter. Di satu titik bukan hanya satu longsoran, namun ada dua longsoran sekaligus. “Jika hujan turun lagi, maka akan semakin berbahaya dan kemungkinan longsor lagi bisa terjadi,” jelas Subagiyo. Bahkan, kabar terakhir sekitar pukul 19.00 WIB kembali terjadi longsor di lokasi kejadian.

Oleh karena kondisi longsornya yang cukup parah serta lokasi longsor yang dekat dengan perumahan penduduk, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. “Untuk sementara warga di sekitar kami minta untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Khawatir ada longsor susulan,” terangnya. Bahkan, keluarga yang rumahnya terkena longsoran pun sudah diungsikan ke musala setempat.

Bukan hanya itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan masyarakat pasca longsor di Gunung Gambir itu. Utamanya untuk warga yang berada di sekitar aliran Sungai Sumberejo yang bagian hulunya mengalami longsor. “Saat ini masyarakat yang ada dipinggiran Sungai Sumberrejo diungsikan takut terjadi banjir Bandang,” tegas Subagiyo.

Pasalnya, selain longsoran membuat banyak sekali tanah yang masuk ke aliran sungai, pihaknya juga khawatir dengan kondisi hujan yang dikabarkan masih turun di lokais kejadian. Sehingga mengkhawatirkan jika terus hujan dan menyebabkan material terbawa air ke hilir. Makanya warga yang ada di sekitar sungai pun diungsikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah adanya korban jiwa.

Pihaknya pun juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Jember. “Tadi sudah mendapatkan laporan merapat ke lokasi bencana,” terang Subagiyo. Pihaknya pun berharap relawan juga bisa segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana ini.

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Rangga Mahardhika