Aster Kasad Disambut Singo Ulung

22
SAMBUT ASTER: Singo Ulung dan Kacong Jebbing menyambut kedatangan Asisten Territorial Kepala Staf Angkatan Darat (ASTER KASAD) Mayjen TNI Supartodi di Kodim 0822, kemarin.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Supartodi melakukan kunjungan ke Bondowoso, kemarin (11/12). Kedatangannya untuk melihat hasil pembangunan dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Menariknya, kedatangan orang dengan bintang dua dipundaknya ini disambut tarian Singo Ulung dan Duta Kacong Jebbing.

Di Makodim 0822, Aster Kasad disambut Bupati Salwa Arifi, Pj Sekda Agung Trihandono, kajari, wakapolres, dan para veteran. Di Makodim, Aster Kasad melakukan pengarahan kepada danramil sampai babinsa di aula Makodim. Aster Kasad juga melihat berbagai foto yang menggambarkan pembangunan TMMD di Desa Solor, Cermee. Setelah melihat foto-foto pembangunan, Mayjen TNI Supartodi langsung meninjau lokasi pembangunan di Desa Solor, Cermee.

Mayjen TNI Supartodi mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 ada 150 kabupaten yang menjadi titik pembangunan. Dari jumlah itu, Bondowoso termasuk kabupaten yang biaya pembangunannya paling besar ke enam. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemda Bondowoso. “Terima kasih Pak Bupati karena telah menganggarkan, sebab ini untuk semuanya, untuk menyatukan TNI dan Polri dengan masyarakat, untuk menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Dijelaskan, TMMD awalnya disebut ABRI Masuk Desa (AMD). Saat ini disebut TMMD. TNI berada di desa untuk membangun berbagai fasilitas. TNI membaur dalam pembangunan tersebut. Tujuannya adalah terus memupuk persatuan dan kesatuan demi menjaga kedaulatan NKRI. “Bersama-sama masyarakat, membangun dan menjaga bangsa dan negara,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Supartodi sangat terkesan dengan upacara penyambutan. Menurutnya kesenian asli daerah harus dijaga dan dikembangkan. Sebab, potensi tersebut bisa menjadi salah satu pengungkit pariwisata. “Keseniannya bagus, bisa semisal ada tarian Singo Ulung masal, itu menjadi daya tarik sendiri,” tegasnya.

Sementara Bupati Salwa Arifin mengaku bangga kepada TNI. Pada kegiatan TMMD, banyak akses yang telah dibangun. Walau kucuran dana berasal dari pemerintah daerah, namun yang melakukan pembangunan adalah TNI. “Masyarakat sangat terbantu dan sangat senang, sebab banyak akses yang selama ini belum tersentuh pembangunan, saat ini sudah bagus,” jelasnya.

Perlu diketahui, pada kegiatan TMMD itu, pemerintah memusatkan pembangunan fisik dan peningkatan SDM di Desa Solor, Cermee. Hampir Rp 3 miliar dikucurkan dalam kegiatan tersebut. Sistemnya dilakukan multistakeholder. Seperti rabat jalan dan pembangunan waduk dilakukan Dinas PUPR, pembangunan SDN Filial 2 dan PAUD dilakukan disdikbud, pembangunan poskampling dan pemavingan jalan dilakukan oleh Pemdes Solor dan lain sebagainya.

Selain itu, ada penyuluhan keluarga berencana, penyuluhan kebencananaan, penyuluhan kesehatan, sampai penguatan pengetahuan ekonomi masyarakat. Semua itu dilakukan selama 30 hari yang dimulai pada 15 Oktober 2018. (*)

Reporter : Eko Saputro

Fotografer : Eko Saputro

Editor : Shodiq Syarief