Pemuda Disabilitas Harus Berdaya

19
PEMBERDAYAAN: Inilah salah satu warga disabilitas wicara yang dilatih membatik agar memiliki ketrampilan nantinya. 

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Awal Desember merupakan peringatan hari Disabilitas. Gaung peringatan itu memang tak heboh di Bondowoso. Namun nyatanya, warga difabel selama ini juga berjuang memperkuat diri untuk pemberdayaan.

Salah satunya anggota Karang Taruna Tunas Utama Desa Pancoran, Bondowoso. Ia adalah penyandang Disabilitas tunawicara. Namun, semangat pengembangan dirinya luar biasa. “Ikut pelatihan membatik, semangat sekali,” jelas Muhammad Mahfud, Kades Pancoran, kemarin (9/12).

Pelatihan itu dilaksanakan selama tiga hari. Para pemuda bisa ikut dengan gratis. Semua pemateri memiliki lisensi untuk melatih sesuai kompetensi dibidangnya masing-masing. “Ada Dhawia owner Dhawea Batik, ada  Hendro pelaku perbengkelan, ada Sus Taylor Lestari,” jelasnya.

Dijelaskan, Pemdes Pancoran sangat berperan dalam kegiatan tersebut. Sebab semua kegiatan ini didanai oleh DD Desa Pancoran.  Kepala Desa Pancoran Muhammad Mahfud mengatakan,  kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program desa Pancoran agar para pemuda memperoleh life skill sebagai bekal hidup menuju kemandirian.

“Pelatihan ini merupakan bentuk support kami selaku Pemerintah Desa Pancoran para pemuda lewat berbagai kegiatan positif,” kata Kades yang memiliki warga 7500an jiwa. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia. Yang nantinya menjadi generasi mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja. Menciptakan desa home industry.

Perlu diketahui, acara tersebut dibuka Sekcam Kota Bondowoso Zainur Ridha. Acara tersebut mengusung tema desa terampil dalam menggali potensi desa. (*)

Sony for Radarjember.id

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Istimewa

Editor : Rangga Mahardhika