Prestasi PUPR dalam Pengelolaan Air

Bojonegoro Belajar ke Bondowoso

9
MENGGALI ILMU: Dinas PU dan Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro belajar tentang pengelolaan air di Kabupaten Bondowoso.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Keberhasilan PUPR Bondowoso dalam mengelola irigasi di wilayahnya menarik minat banyak kabupaten lain untuk melihat dan menimba ilmu secara langsung. Salah satunya adalah Dinas PU dan Sumber Daya Air Bojonegoro, yang bertandang ke Dinas PUPR Bondowoso, kemarin (6/12). Mereka melakukan studi banding.

Sekretaris Dinas PU dan SDA Bojonegoro Retno Wulandari mengatakan, kedatangannya karena melihat prestasi Bondowoso sebagai juara satu dalam Lomba OP Irigasi Partisipatif Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) tingkat nasional. Karena prestasi itu, pihaknya ingin melihat dan belajar secara langsung pola pengelolaan irigasi Bondowoso.

“Kami melihat mulai masuk ke Bondowoso, sudah hijau, irigasinya bagus. Kami ingin belajar lebih dalam,” jelasnya. Dijelaskan, di Bondowoso irigasinya cukup banyak. Ada lebih 800 daerah irigasi. Hal ini membuat Bondowoso terlihat hijau, apalagi airnya melimpah. Walau di Bojonegoro air tidak semelimpah Bondowoso, pihaknya ingin melihat Bondowoso lebih dalam.

“Kami datang ke Bondowoso untuk melihat pola pengelolaan irigasi di Bondowoso. Kami mau melihat dan menerapkan apa yang bisa kami terapkan di Bojonegoro,” ujarnya. Retno mengatakan, pengelolaan SDM di PUPR Bondowoso juga menjadi salah satu hal yang dijadikan rujukan. Utamanya, dalam pengelolaan irigasi yang bukan hanya melibatkan ASN, melainkan juga tenaga honorer.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bondowoso Karna Suswandi menuturkan, yang membedakan pengelolaan irigasi di Bondowoso dengan daerah lain yakni karena pihaknya terus melakukan inovasi dan kreativitas di dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Inovasi yang dimaksud seperti pelaporan melalui SMS dan android. Termasuk pengukuran debit air yang terus dilakukan, dan Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan Daerah Aliran Irigasi dan Sungai (Gemapildasi). “Alhamdulillah, layanan kita pada masyarakat hingga saat ini musim penghujan tidak ada persoalan terkait layanan irigasi di masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, irigasi yang menarik di Bondowoso adalah irigasi organik. Ini diterapkan di beberapa titik di Bondowoso merupakan irigasi yang airnya memerlukan steril dari kotoran manusia, sabun, dan lainnya. “Irigasi ini merupakan irigasi khusus yang pelaksanaannya dilakukan langsung dekat dengan sumber air. Kami menerapkan di wilayah Pari Organik Lombok Kulon,” tegasnya. (*)

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Solikhul Huda

Editor : Rangga Mahardhika