Rangkaian Dies Natalis, MIH Unej Aksi Cintai Alam

Lepas Benih Ikan di Baluran, Penghijauan di Ketajek

19
PEDULI ALAM: Kegiatan pelepasan benih ikan yang dilakukan mahasiswa dan dosen Magister ilmu hukum Unej di Bendungan Bajul Mati.

RADARJEMBER.ID – Sebagai bagian dari masyarakat, kalangan akademisi juga dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap masalah yang ada di sekitarnya. Semangat itu pula yang ditunjukkan dalam acara pelepasan benih ikan di Bendungan Bajul Mati oleh mahasiswa dan dosen di Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember.

“Ini sebagai wujud kecintaan kami terhadap lingkungan hidup. Semula kami berencana untuk melepas tukik atau penyu ke Baluran, tetapi karena sulitnya mencari benih, jadi kami ganti dengan pelepasan benih ikan dengan spirit yang sama,” tutur Y.A. Triana Ohoiwutun, Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Unej kepada Wartawan Jawa Pos radarjember.id usai acara pelepasan benih ikan. Bendungan Bajul Mati yang terletak di perbatasan Banyuwangi-Situbondo ini dikenal sebagai salah satu lokasi wisata alam rakyat. Lokasinya juga dekat dengan Taman Nasional Baluran.

Tak hanya di Baluran, sebelumnya kegiatan serupa berupa penghijauan dilakukan di kawasan Ketajek oleh mahasiswa dan dosen magister Ilmu Hukum Unej. “Musim hujan seperti sekarang ini, potensi bencana seperti banjir atau tanah longsor meningkat. Ini yang menginspirasi kami untuk melakukan penanaman pohon. Untuk warisan bagi anak cucu kita nanti,” tutur doktor hukum pidana ini.

Kegiatan peduli lingkungan hidup ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang dilakukan menyambut Dies Natalis XXIV Universitas Jember yang dibuka sejak 10 November lalu. Tak hanya lingkungan hidup, MIH Unej juga menggelar beberapa rangkaian kegiatan terkait akademis serta sosialisasi. “Kami mengawalinya dengan sarasehan seputar pemilih pemula pemula yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai SMA/SMK/MA di Jember,” tutur Triana.

Rangkaian peringatan Dies Natalis Unej akan ditutup pada akhir pekan ini antara lain dengan acara donor darah. Terkait kegiatan akademis, MIH Unej juga meluncurkan dua buah buku seputar HAM yang merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Buku bunga rampai tersebut melewati seleksi ketat. Selain kedalaman gagasan juga orisinalitas. “Untuk mencegah kemungkinan kemiripan karya yang mengarah pada plagiasi, kita memakai software Turnitin. Kita berupaya, untuk setiap semester bisa menghasilkan setidaknya satu buah buku yang merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa S2,” pungkas Triana. (*)

Fotografer          : Trio Angga for Radar Jember

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Istimewa

Editor : Winardi Nawa Putra