Arahan Wabup dalam Rakorwas Inspektorat

Imbau Kerja ASN Tidak Main-Main

38
JANGAN MAIN-MAIN: Wabup Ir Hj Indah Amperawati ketika memberi arahan dalam Rakorwas Inspektorat di lantai 3 kantor Pemkab Lumajang, .

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Secara mendadak, seluruh kepala OPD (organisasi perangkat daerah), asisten dan kepala badan, pagi kemarin dikumpulkan di lantai tiga kantor Pemkab Lumajang. Mereka diberi arahan khusus dalam Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Inspektorat. Semua diimbau dalam bekerja tidak main-main.

Dalam rapat koordinasi itu, Wabup Lumajang Ir Hj Indah Amperawati datang dan memimpin rapat tersebut. Sempat awak media masuk untuk mendokumentasikan kegiatan, namun setelah separuh acara diminta meninggalkan lokasi.

Baru usai acara, wabup yang akrab disapa Bunda Indah ini memberikan penjelasan bahwa dalam rakorwas itu ia memberikan penekanan-penekanan. “Saya menekankan kepada kepala OPD dan pejabat PPTK yang diundang tadi untuk tidak boleh lagi main-main,” tegasnya.

Sebab, dia mengetahui adanya pihak-pihak yang berani main-main. Padahal, tugas tersebut bersifat rahasia dan menyangkut perihal yang harus benar-benar ditegakkan. Sempat juga disinggung dalam pertemuan tersebut.

Yang kedua, kata dia, menyangkut reformasi birokrasi yang dijanjikan kepada masyarakat Lumajang. “Yang dijanjikan oleh Pak Bupati kepada masyarakat adalah bagian dari proses berpemerintahan yang baik, benar, dan bersih itu dilakukan oleh mereka,” katanya.

Dia menyebutkan, masyarakat ini percaya kepada Cak Thoriq dan dirinya bahwa dalam opini yang ada di masyarakat keduanya adalah pemimpin perubahan. “Jadi, kami ini pemimpin perubahan yang mereka yakini kami mampu membawa perubahan itu,” jelasnya.

Oleh karena itu, dia menyampaikan kepada kepala OPD dan seluruh staf yang hadir tadi untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan masyarakat itu. Harus dijaga. “Caranya, ya dengan mereka berperilaku berpemerintahan yang baik, benar, dan bersih,” jelasnya.

Disinggung kenapa tidak ingin ada wartawan dalam acara, dia mengaku harus sebut nama. Harus sebut kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan. “Karena internal, maka tidak untuk dipublikasikan. Ini kewajiban saya memberikan pembinaan kepada mereka,” tambahnya.

Target kegiatan itu, kata Bunda Indah, begitu mereka pulang, pola pikir mereka sudah harus berubah. “Yang pertama adalah mereka harus benar-benar melaksanakan tugas ini dengan amanah. Yang kedua, mereka melayani rakyat dengan baik, itu saja,” jelasnya. (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : Shodiq Syarief