Bisa Melaju di Jalan Berlumpur dengan Baik

Fish Car Unej Juara Satu di Gorontalo

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember meraih prestasi membanggakan. Mereka berhasil menjadi juara satu dalam lomba desain mobil perdesaan di Universitas Gorontalo, akhir November lalu.

13
BANYAK KEUNGGULAN: Tim MES Fakultas Teknik Universitas Jember berhasil menjadi juara satu dalam lomba desain mobil desa. Tampak desain mobil mereka Fish Car Unej (bawah paling kanan) yang memiliki banyak keunggulan.

RADAR JEMBER.ID – Tim Mechanical Engineering Software Fakultas Teknik Universitas Jember (MES FT Unej) ini terdiri atas tiga anggota desain dan lomba. Mereka adalah Ridho Yoga Tri Kusuma Putra, Khoirur Rohman, dan Abim Dwi Septianto.

Tiga anggota lainnya untuk bagian support, desain, serta managerial, yakni Zalfan, Sa’dul, serta Muamar. Desain mobil desa yang mereka beri nama FCU Mudskip atau Fish Car Unej ini memiliki nilai tertinggi dalam lomba tersebut.

Beberapa keunggulannya pun menjadi daya tarik tersendiri bagi dewan juri. “Mesinnya lebih bertenaga walaupun hanya menggunakan mesin diesel 1000 cc. Selain itu, desain mobil kami dapat melaju di jalan yang berlumpur dengan baik,” ucap Ridho Yoga kepada Radarjember.id.

Mobil tersebut juga memiliki bak penampungan di bagian belakang. Keunggulannya, yakni bak penampungan yang berbeda disertai alat sortir ikan berdasarkan berat serta ukuran ikan menggunakan sensor. Tim MES Unej juga memperhatikan jumlah ikan yang nantinya dimasukkan ke dalam bak tersebut untuk dihitung melalui alat sortir.

Mengenai perhitungan dana yang bisa disiapkan untuk membuat mobil tersebut cukup terjangkau. Tim MES Unej memberi nominal kurang dari Rp 50 juta. Pendanaan berasal dari kampus ditambah urunan dari tim. Sebab, banyak kegiatan untuk mendukung penciptaan MES Unej dengan biaya sendiri.

Sementara itu, Ridho mengaku desain mobil yang dilombakan dalam lomba kali ini baru pertama kalinya dan langsung menjadi juara. Ridho menyebut, proses pengerjaan mendesain mobil fish car Unej ini memakan waktu kurang lebih satu bulan.

“Waktu pengerjaan kami sangat singkat. Satu bulan itu sepertinya tidak cukup. Ditambah lagi kurang tingginya spesifikasi laptop yang kami gunakan untuk memproses desain,” pungkas Ridho. (*)

RIDHO YOGA for Radarjember.id

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Narto