JCH Mulai Periksa Kesehatan

11
ADUH SAKIT- Seorang petugas kesehatan dari RSU Dr. Koesnadi mengambil sampel darah jamaah calon haji di Aula RSU Dr. Koesnadi Bondowoso.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Sedikitnya 1.040 jamaah calon haji (JCH) Bondowoso melakukan cek kesehatan menyeluruh yang diselenggarakan di Aula RSU Dr. Koesnadi Bondowoso, Selasa kemarin (4/12). Sejumlah pemeriksaan kesehatan pun dilakukan sebagai persiapan untuk naik haji tahun depan. Hal ini untuk memastikan kondisi kesehatannya memungkinkan untuk berangkat haji.

Berdasarkan pengamatan Radarjember.id, sejumlah pemeriksaan yang dilakukan para JCH antara lain cek kesehatan jantung (ECG), cek asam urat, kolesterol, gula darah, SGOT dan SGPT, tekanan darah, dan lainnya. Diharapkan, saat JCH berangkat haji pada 2019 dan 2020 mendatang benar-benar sehat. Seandainya pun ada masalah kesehatan, maka bisa terdeteksi dini dan bisa segera dilakukan penanganan atau diobati.

Direktur RSU Dr. Koesnadi Bondowoso dr Suharto SpPD mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas bagi Dinas Kesehatan Bondowoso dalam melakukan pemeriksaan kesehatan JCH. “Kami memeriksa kesehatan jantung JCH. Karena dinkes tidak punya alat ECG,” katanya. Selain itu, petugas kesehatan dari dinkes juga melakukan pemeriksaan kesehatan jamaah calon haji di Aula RSU Dr. Koesnadi.

Seperti cek darah lengkap dan pengukuran tensi darah. Selain itu, kata Suharto, dengan melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan, maka bisa diketahui kondisi jamaah calon haji. “Kami juga akan tahu keadaan JCH, apakah mereka sehat atau sakit. Bahkan, kami akan tahu apakah jamaah calon haji ada yang wafat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bondowoso dr. Mohammad Imron mengatakan, ada 1.040 jamaah calon haji yang harus menjalani pemeriksaan kesehatan di RSU. “Semuanya harus diperiksa kesehatannya. Sehingga, diketahui penyakit yang dimiliki oleh jamaah calon haji,” katanya.

Dan jika ditemukan penyakitnya, maka akan segera diobati. “Saat pergi haji pada tahun 2019 dan 2020, kesehatan badannya menjadi fit karena dinyatakan sehat,” katanya. JCH harus sehat secara fisik, karena ibadah haji lebih banyak ibadah yang mengutamakan fisik. (*)

Reporter : Eko Saputro

Fotografer : Eko Saputro

Editor : Rangga Mahardhika