Temukan Pungli Jabatan Ratusan Juta, Wabup Indah Masih Rahasiakan Identitas Kepala OPD yang Terlibat

660
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati

LUMAJANG RADARJEMBER.ID– Apa yang menjadi kasak-kusuk terkait pungutan liar (pungli) jabatan mulai terbognkar. Kemarin, inspektorat telah melaporkan hasil investigasinya selama sepekan. Diketahui ada oknum pejabat eselon 2 yang terlibat pungli. Sayang, Wabup Indah Amperawati masih merahasiakan identitas pejabat dimaksud.

Informasi ini sejatinya berjalan sejak sepekan lalu. Tim audit inspektorat berulang kali menemui bupati dan wakil bupati di ruang kerjanya. Sejak pukul 15.00, mereka masuk ruangan bupati. Kecurigaan makin menguat ketika ada kabar bupati dan wabup marah saat menerima hasil investigasi inspektorat. Makin curiga lagi ketika Wabup tiba-tiba meninggalkan acara Gathering CSR di Pondok Asri dengan tergesa-gesa. Bupati lalu menyusul.

Benar saja, ketika tim audit keluar dari ruangan bupati, sejumlah wartawan langsung mencecar pertanyaan. Dua orang tim inspektorat terlihat gugup. Akhirnya, Wabup Indah Amperawati yang sedia menjawab pertanyaan wartawan.

Memang wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu terlihat sempat kebingungan. Terkesan ada yang ditutup-tutupi. Namun, setelah diberondong pertanyaan, akhirnya satu persatu diungkapnya hasil pertemuan itu.

Wabup yang sudah 25 tahun bekerja di birokrasi ini mengatakan, yang dilakukan sekarang ini bagian dari revolusi birokrasi yang jadi komitmen bersama bupati. “Saya pernah bilang bahwa ada empat sampai lima OPD yang menjadi konsentrasi kami. Ini temuan OPD kedua. Kami harus menindak lanjuti pengaduan itu,” katanya sambil menghela nafas panjang.

Setelah dicek kebenaran dan fakta di lapangan, akhirnya harus menurunkan tim investigasi. Tujuannya, untuk memastikan pengaduan itu benar atau tidak. “Inspektorat sudah bekerja dengan baik selama dua Minggu ya kan pak? (Tanyanya pada dua orang tim inspektorat yang ada disampingnya). Diperiksa secara maraton,” jelasnya. Hasilnya sudah diterima bupati dan wabup.

“Kalo tadi saya lari-lari dari acara di gattering CSR itu tidak ada kaitannya parah atau tidaknya kasus ini ya. Hanya karena deadline saja waktunya menemui tim,” katanya.

Apa hasilnya? Wabup yang juga ketua DPC Partai Gerindra Lumajang ini menegaskan jika laporan Inspektorat sudah terbukti. “Dan dalam waktu dekat ini kami akan lakukan punishment, pengenaan sanksi,” katanya.

Sayang, ketika ditanya instansinya apa dan apakah kepala OPD?, Indah hanya diam sambil senyum-senyum. “Nanti lah. Kepala OPD atau siapa itu nanti saja,” ucapnya.

Dia menegaskan, hasilnya itu ditemukan pelanggaran kategori pungli. Dan merupakan pintu pembuka dari pungli-pungli yang lain. “Semacam pungli pejabat. Bukan pungli perizinan,” katanya. Ditanya apakah kaitan dengan mutasi 563 pejabat dulu? Wabup mengelak menjawab. Yang kemudian menegaskan besaran punglinya mencapai ratusan juta. “Punglinya mencapai ratusan Juta,” terangnya. (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : Winardi Nawa Putra