Kasus Kematian Akibat DB Turun

17
BUNUH NYAMUK: Petugas melakukan fogging atau pengasapan di kawasan Kampung Kademangan untuk mencegah perkembangan nyamuk Aedes aegypti.

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Kasus kematian akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bondowoso pada tahun 2018 mengalami penurunan dibanding jumlah kasus yang terjadi pada 2017. Sepanjang tahun 2018, hanya ada 6 kasus kematian. Sedangkan kasus kematian akibat penyakit demam berdarah pada tahun 2017 sebanyak 10 kasus.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso dr Mohamad Imron melalui salah seorang kasi pencegahan dan pengendalian penyakit di dinkes, Tuhu Suryono. “Gerakan Gebrak Meja atau gerakan bersama masyarakat dan karyawan mengendalikan jentik Aedes telah mampu menekan kasus DB,” katanya.

Tidak heran jika kasus DB sepanjang tahun 2018 menurun. “Kami ingin masyarakat tetap bekerja keras dalam kegiatan Gebrak Meja ini,” terangnya. Apalagi saat musim hujan yang turun pada Desember ini. Warga diharapkan tetap aktif untuk membersihkan lingkungan sekitar rumahnya. Juga membersihkan rumah dari media yang jadi sarang jentik.

“Seperti membersihkan bak mandi dan sebagainya,” katanya. Namun, bagi warga yang terkena DB, maka segeralah dikirim ke rumah sakit terdekat atau puskesmas. Sebab, penyakit DBD sangat membutuhkan pengobatan yang cepat. Selain itu, pihak dinkes akan selalu melakukan fogging atau pengasapan pada suatu area yang terkena penyakit DB agar nyamuknya mati. (*)

Reporter : Eko Saputro

Fotografer : Eko Saputro

Editor : Rangga Mahardhika