Bangunan Tanpa IMB Divonis Hakim

28
MASUK PENGADILAN: Sengketa izin mendirikan bangunan di Bondowoso disidangkan di Pengadilan Negeri Bondowoso

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Tiga kasus tindak pidana ringan (tipiring) disidang dalam waktu yang bersamaan di Pengadilan Negeri Bondowoso, Kamis kemarin (29/11). Menariknya, ketiga kasus tipiring ini gara-gara pembangunan yang dilakukan masyarakat tidak memiliki izin.

Ketiga kasus itu antara lain pembangunan sebuah gudang yang terletak di Jalan Kis Mangunsarkoro (utara Bank BRI Bondowoso) tanpa memiliki IMB, yang dilakukan oleh Andreas Budi Satrio alias Boen Kim. Kedua, pembangunan tower sebagai pemancar sinyal ponsel di Desa Gentong, Kecamatan Tamankrocok, dengan menghadirkan Ahmad Junaedi sebagai perwakilan dari CV Vercako yang mengelola tower itu.

Ketiga, para pedagang buah yang berjualan di area terlarang sekitar Alun-Alun Bondowoso (depan kantor pos dan depan Lapas Bondowoso). Ketua Majelis Hakim Daniel Mario memberikan vonis dengan hukuman beragam, namun hampir semuanya ada ancaman hukuman kurungan penjara jika tidak melaksanakan putusan majelis hakim.

Seperti kepada Andreas Budi Satrio yang divonis dengan denda sebesar Rp 750 ribu atau 5 hari hukuman kurungan. Sementara itu, CV Vercako divonis hukuman membayar denda sebesar Rp 5 juta atau 3 bulan kurungan. Namun, untuk para pedagang buah yang melanggar tempat berjualan belum di vonis, karena hanya sebagian pedagang buah yang datang ke PN Bondowoso.

Kepada Radarjember.id, Abdul Manan, salah seorang Kepala Bidang Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bondowoso mengatakan, ia hanya menegakakn peraturan daerah. “Saya menegakkan peraturan daerah. Jika melanggar, maka akan diproses,” katanya. Apalagi, kesaksian para petugas satpol PP yang datang ke sidang mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan peringatan berkali-kali kepada penanggung jawab bangunan itu.

Seperti kepada Andreas Budi Satrio agar segera melengkapi IMB. “Namun peringatan pol PP tidak dihiraukan. Selanjutnya, pol PP meneruskan kasus ini ke Pengadilan Negeri Bondowoso,” katanya. Selain itu, petugas pol PP juga memberi peringatan kepada CV Vercako terkait pendirian tower untuk memancarkan sinyal ponsel dari berbagai perusahaan telekomunikasi. Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan juga.

Pihak pol PP juga terpaksa melanjutkan kasus pedagang buah yang melanggar aturan tempat zona hijau yang digunakan sebagai tempat mangkal atau berjualan. Hakim PN Bondowoso Daniel Mario SH mengatakan kepada Radarjember.id, ia sudah berlaku adil terkait putusan yang dijatuhkannya. (*)

Reporter : Eko Saputro

Fotografer : Eko Saputro

Editor : Rangga Mahardhika