Untuk Memperingati Hari Kesehatan Nasional

RSBS Ajak Anak Hidup Sehat

11
Ceria: Usai mengikuti dokcil, anak-anak pun ceria serta lebih memahami pentingnya hidup sehat.

RADAR JEMBER.ID – Momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2018 diperingati Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember dengan mengajak ratusan anak untuk hidup sehat. Hidup sehat jika diterapkan sejak dini, akan menentukan kualitas hidup anak saat dewasa nanti.

Direktur RSBS drg Yunita Puspita Sari P MKes mengatakan, membiasakan anak agar hidup sehat tidaklah mudah. Padahal, kesehatan merupakan salah satu aspek yang langsung berhubungan dengan kehidupan manusia. Hidup akan terasa nikmat jika ditunjang dengan badan yang sehat. Agar badan sehat, maka perlu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Penjelasan seputar PHBS itu kami kemas dalam bentuk Pelatihan Sehari Menjadi Dokter Kecil (Dokcil). Diharapkan anak-anak (Kelompok Bermain, TK, dan SD) lebih mudah memahami,” kata Yunita.

Yunita mengungkapkan, salah satu yang termasuk PHBS adalah menjaga kebersihan tangan dengan cuci tangan pakai sabun sesuai langkah-langkah yang baik dan benar. Sayangnya, hal ini kerap kali disepelekan. Penyebabnya adalah kurang dibiasakannya menjaga kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tangan itu pembawa kuman penyakit yang paling utama. Dengan menjaga kebersihan tangan, maka efektif untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit menular, misalnya diare,” ungkap dokter berhijab itu.

Selanjutnya adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sebisa mungkin orang tua mengenalkan sikat gigi dan pasta gigi pada anak sejak dini. Apalagi, saat anak mulai tumbuh gigi, maka sudah waktunya untuk diajarkan cara menggosok gigi.

“Pada kegiatan dokcil, anak-anak sekaligus kami ajak praktik menggosok gigi yang baik dan benar. Juga dijelaskan kapan waktunya si anak harus gosok gigi agar terhindar dari kerusakan gigi,” tuturnya.

Sementara itu, Umi Haroh SPd, guru dari TK Al Qodiri mengaku ada perubahan yang dirasakan setelah murid-muridnya mengikuti dokcil. Mulai dari saling mengingatkan untuk cuci tangan ataupun sikat gigi. Setidaknya, itu menunjukkan bahwa materi yang diberikan dapat diterima dan dipahami oleh anak-anak.

“Beberapa hari setelah ikut dokcil pun mereka masih membahas apa yang sudah diajarkan. Alhamdulillah, anak-anak tidak hanya senang, tapi jadi tahu lebih banyak seputar kesehatan,” ujarnya. (*)

RSBS for Radarjember.id

Reporter : Pradini Anjar Agustin

Fotografer : Istimewa

Editor : Shodiq Syarief