Temukan Rumah Menjorok Sungai

123
HARUS DITERTIBKAN: Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan rombongan saat memantau sungai Dam Gambiran, Kaliasem. Dia mendapati bangunan rumah yang menjorok ke sungai dan memerintahkan untuk dibongkar.

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Saat mengecek langsung Dam Gambiran, Bupati Thoriq menemukan banyak hal yang tidak beres. Yang menonjol antara lain adalah temuan rumah yang menjorok ke sungai. Perintahnya untuk segera ditertibkan. Jika tidak, akan dibongkar paksa.

Bupati yang didampingi sejumlah Kepala OPD, Komisi B DPRD, dan instansi vertikal seperti pengairan provinsi tidak hanya mengecek dam. Tapi juga melihat langsung sepanjang pinggiran sungai. Bupati terkejut melihat banyak bangunan rumah menjorok ke sungai.

Kepada OPD terkait dan dilihat ketua Komisi B DPRD Lumajang, Solikin SH, Cak Thoriq menanyakan kondisi itu. “Itu kok bisa ada rumah di situ. Wah, itu gak bisa, itu perlu diurus,” ucapnya sambil melihat-lihat dan menunjukkan rumah di seberang dam.

Sejumlah kepala OPD sempat memberi penjelasan bahwa sudah ada teguran sebelumnya kepada pemilik rumah. Dalam bentuk surat peringatan. “Wah gak bisa itu kalau cuma peringatan saja. Ayolah digenahne. Bahaya iku,” ucapnya.

Orang nomor satu di Lumajang ini kemudian menegaskan bahwa adanya rumah yang menjorok di bantaran sungai itu tidak bisa dibiarkan. Kepada wartawan dia menegaskan tidak mau kompromi. “Kalau melanggar aturan, ya tidak bisa. Harus dibongkar,” jelasnya.

Bupati kelahiran 1977 itu menegaskan, tidak ada pilihan. Jika ada rumah melebihi batas sungai, perlu ada tindakan. “Harus dibongkar,” tegasnya.

Sebab, kondisi tersebut bisa membahayakan rumah itu sendiri dan bisa mengganggu serta menghambat aliran sungai.

Jika tidak segera ditertibkan, Cak Thoriq menegaskan akan mengambil tindakan sendiri. “Kalau tidak, saya izin pengairan provinsi, saya mau bawa bego sendiri. PU saya suruh mbongkar nanti ya,” ucapnya. (*)

 

 

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : MS Rasyid