Kenali Gejala Stroke Sejak Dini

Seminar Kesehatan dalam Rangka HUT Ke-44 RSD dr Soebandi

13
Eminar Kesehatan di RSD dr Soebandi Tentang Pencegahan Stroke

RADAR JEMBER.ID – Sekitar 50 warga lanjut usia (lansia) yang tergabung dalam komunitas Prolanis dari faskes tingkat pertama, mengikuti seminar kesehatan lansia di Ruang Tunggu Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember, kemarin. Mereka menyimak serius materi dari narasumber dr Komang Yunira SDS tentang pencegahan stroke, sekaligus menjaga kaum lansia agar tetap sehat. Serta materi dari Diah Erri SGz tentang gizi lansia.

 

Menurut dr Komang, stroke adalah brain attack  atau serangan otak, berupa gangguan fungsi otak yang terjadi secara tiba-tiba alias mendadak dan berlangsung selama lebih dari 24 jam. Penyebabnya, kata Komang, karena kelainan peredaran darah otak. Hal itu, lanjut Komang, bisa dicegah antara lain melalui kontrol rutin, sehingga faktor risiko yang ada bisa dihindari.

Gejala stroke, lanjut Komang, antara lain senyum tidak simetris, gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, bicara pelo (cadel) atau tiba-tiba tidak bisa bicara. Selain itu, kata dia, kesemutan separuh badan, rabun pandangan satu mata tiba-tiba. “Sekali sakit kepala hebat tiba-tiba yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Juga gangguan keseimbangan seperti terasa berputar, gerakan susah dikondisikan,” terangnya.

Tujuan seminar itu untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai perubahan fisik pada lansia. Kemudian, tentang diet yang bagus bagi lansia untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Agar lansia tetap sehat, bugar, dan bahagia. Sekaligus untuk menyosialisasikan tentang pencegahan stroke sejak dini. Acara itu dimoderatori dr Binar SpPK.  “Peserta sangat antusias bertanya terkait materi yang disampaikan dan tentang keluhan mereka yang alami,” ujar dr Tri Wiranto dari RSD dr Soebandi Jember.

Sementara itu, dr Komang menjelaskan stroke bisa dicegah sejak dini. “Sosialisasi ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadi stroke. Termasuk untuk penanganan serangan untuk pertama kali atau serangan ulang. Sekaligus Mengetahui kapan dan ke mana meminta pertolongan bila seseorang anggota keluarganya terkena stroke,” ujar

Sementara itu, banyak masalah gizi yang disampaikan Diah Erri S Gz. “Permasalahan gizi lansia antara lain  osteoporosis: penurunan masa tulang/keropos. Menopouse: estrogen berkurang. Penyerapan kalsium berkurang. Jantung Koroner: hormon estrogen meningkatkan HDL, menurunkan LDL, total  kolesterol dan trigleserid. Gizi lebih dan gizi kurang, dan kekurangan vitamin,” ungkap Diah Erri.

Menurut dia, makanan yang bagus dikonsumsi bagi lansia antara lain asam folat/vitamin B9. Jenis makanan ini baik untuk mencegah penyakit jantung, alzheimer dan kanker. “Sumber  makanan ini antara lain hati sapi, ikan laut, telur, susu, kacang-kacangan, bayam, sawi, brokoli, buncis, labu kuning, alpukat, pisang, pepaya, dan jeruk,” ujarnya. (*)

Reporter : Narto

Fotografer : Narto

Editor : MS Rasyid