Belum Dilimpahkan, Kejari Dapat Dukungan Tuntaskan Dispendukcapil

Kasus Ketajek Segera Disidangkan

47
LAWAN KORUPSI: Kajari Jember Ponco Hartanto (tengah) saat menerima dukungan dari masyarakat untuk penuntasan kasus-kasus korupsi dan pungli di Jember.

RADAR JEMBER.ID – Penanganan kasus korupsi menjadi perhatian khusus dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyidikan kasus korupsi Ketajek. Bahkan, dalam waktu dekat kasus Ketajek dengan tersangka Suparjo, ketua koperasi Tani Ketajek Makmur, dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya untuk disidang.

“Proses penyidikan untuk dua tersangka sudah hampir selesai. Tinggal keterangan untuk saksi ahli saja,” tutur Kepala Kejari Jember Ponco Hartanto kepada Jawa Pos Radar Jember saat menerima dukungan masyarakat untuk penanganan kasus korupsi di Jember.

Penyidikan kasus Ketajek merupakan kasus pertama di Jember yang dikenakan pidana korporasi. Meski demikian, Ponco mengaku jajarannya tidak menemui kendala berarti. “Ada seni penyidikan. Kita target penuntasan sesuai KUHAP saja,” jelas Ponco.

Adapun terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, saat ini penanganannya masih di tingkat penyidik Polres Jember. “Kita terus sinergi dengan kepolisian untuk memberantas praktik pungli,” ujar Ponco.

Upaya aparat penegak hukum untuk memberantas praktik korupsi dan pungli di Jember mendapat dukungan dari banyak pihak. Salah satunya dari kelompok advokat yang tergabung dalam LBH Ferari (Federasi Advokat Republik Indonesia) Nasional. “Kami sampaikan terima kasih kepada aparat penegak hukum di Jember. Kami sebagai sesama penegak hukum mendukung penuh sikap tegas dari kejaksaan dan juga kepolisian untuk menuntaskan kasus ini,” ujar Heru Nugroho, Sekjen LBH Ferari saat beraudiensi dengan Kejari Jember. (*)

 

 

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Adi Faizin

Editor : Narto