Untuk Penuhi Kuota, Tunggu Instruksi Pusat

Baru 154 yang Penuhi Passing Grade

43
PANTAUAN CCTV: Kepala BKD Lumajang ketika melakukan pemantauan pelaksanaan rekrutmen CPNS Lumajang melalui CCTV, kemarin.

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Seperti daerah lain, banyak peserta seleksi CPNS di Lumajang yang nilainya di bawah passing grade. Hingga kemarin, hanya 154 peserta yang memenuhi passing grade yang dipatok nasional, dari kuota 417. Langkah selanjutnya adalah menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Memasuki hari kedua belas, seleksi CPNS di Lumajang masih berjalan relatif aman. Seperti biasanya, setiap peserta masuk, mengecek pos seleksi, masuk ruang sterilisasi, kemudian mengikuti tes di depan komputer secara daring (online).

Hingga kemarin, catatan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang masih memunculkan hasil sampai hari ke delapan. Dari 3.900 peserta yang sudah terinput nilainya dari total 7.939 baru memiliki data 154 peserta yang memenuhi passing grade.

Drs Nur Wakit Ali Yusron MSi, Kepala BKD Lumajang menjelaskan, memang kondisinya seperti itu. Dari 417 kuota yang tersedia, belum separuhnya yang memenuhi grade. Sebab, tingkat kesulitan soal di Jawa dan luar Jawa menurut dia berbeda.

Termasuk di Lumajang. Standar soal bisa masuk kategori sulit. Tak heran jika hanya sedikit peserta yang memenuhi passing grade nilai seleksi. “Memang begitu kondisinya. Tingkat kesulitan soal itu juga disesuaikan dengan indeks pendidikan daerah,” katanya.

Lalu, bagaimana jika tidak memenuhi kuota formasi yang dibutuhkan? Wakit mengaku masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. “Kami menunggu keputusan pemerintah pusat,” katanya.

Alasannya jelas, karena kewenangan rekruitmen CPNS ini merupakan sepenuhnya wewenang dari pemerintah pusat. “Jadi, memang begitu kondisinya. Kita tidak berani melangkah sebelum pemerintah pusat memberikan petunjuk,” tegasnya. (*)

 

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : MS Rasyid