500 Becak Wisata Rampung Akhir Bulan

289
KREATIF: Sejumlah pekerja membuat becak wisata di Desa Slawu, Kecamatan Patrang.

RADAR JEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggenjot wisata daerah. Untuk mendukung upaya itu, becak wisata untuk transportasi dalam kota direalisasikan. Setidaknya, ada 500 becak yang saat ini sedang digarap.

Pembuatan becak wisata tersebut dikerjakan di Desa Slawu, Kecamatan Patrang. Pemenang tender dari Aneka Grafika mempekerjakan sekitar 40 warga. Dari puluhan orang yang diberdayakan, seluruhnya adalah warga yang memahami teknis merangkai becak serta warga sekitar.

“Becak-becak itu kami buat baru. Seluruhnya ada 500 becak. Pengerjaan dilakukan secara masal karena ada target waktu. Jadi kami libatkan 40-an warga,” kata Muhammad Mahdiansyah, penanggung jawab pembuatan becak, kemarin.

Pria yang akrab disapa Dedi itu menjelaskan, pembuatan becak wisata yang mencapai 500 becak butuh tenaga dan keahlian khusus. Karena banyaknya becak yang harus dikerjakan, dirinya membagi beberapa tahap pembuatan becak agar bisa selesai sesuai target.

Dedi mengaku, proses pembuatan becak cukup sulit. Salah satu pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra yaitu saat pembengkokan material besi sesuai dengan ukuran yang sudah ditentukan. “Pembengkokan satuan material bisa dikatakan sulit dan butuh waktu. Tetapi kami kerjakan secara masal,” ucapnya.

Pembengkokan besi menurutnya merupakan tahap awal pembuatan. Begitu semua material besi selesai dibengkokkan, tahap selanjutnya yakni pembuatan rangka becak bagian atas dan dilanjutkan rangka becak bagian bawah.

“Setelah itu pemasangan material samping becak. Setelah selesai, baru pemasangan full yang memadukan seluruh komponen kerangka becak,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pekerjaan pembuatan becak masih harus melalui proses finishing yakni pemolesan. Selanjutnya, pemasangan kerangka atap becak. “Begitu semuanya selesai, masuk pada perakitan akhir untuk menjadi becak. Insyaallah, dalam waktu dua pekan ke depan semua selesai. Jadi, pembuatan 500 becak segera rampung,” paparnya.

Data yang berhasil dikumpulkan, becak yang dibuat pemerintah itu akan digunakan untuk transportasi dalam kota guna menopang pariwisata di Jember. Dengan becak wisata itu, juga ditargetkan pemerintah agar wisatawan asing yang datang ke Jember mengalami peningkatan signifikan. Dari 500 becak yang dibuat, nantinya akan diberikan kepada para abang becak yang identitasnya sudah didata terlebih dahulu oleh pemerintah. (*)

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Hadi Sumarsono