Senam Dayung, Dukung Atlet Para Games

67

Radarjember.id – Emang lagi syantik… Lagu Siti Badriah ini kemarin benar-benar mampu membakar semangat ribuan orang yang sedang mengikuti senam masal di Pantai Pancer. Sengatan terik matahari seolah tak mereka hiraukan. Mereka dengan asyiknya mengayunkan tangan, tubuh, dan kakinya. Seru dan meriah sekali.

Demi menyatakan dukungannya, sekitar 1.500 orang rela berkumpul di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, untuk mengikuti senam dayung masal. Mereka mengenakan kostum yang menunjukkan keberagaman Indonesia. Ada petani, nelayan, pakaian adat Bali, kostum olahraga, hingga pelajar yang berseragam sekolah. Secara bersama-sama, mereka melakukan gerakan laiknya orang mendayung perahu.

Peserta yang mayoritas berasal dari 12 desa di Kecamatan Puger ini berjajar rapi di tepi pantai. Mereka membentuk barisan berbentuk huruf U, yang melingkari pentas instruktur senam. Dipandu dua instruktur perempuan, peserta senam dayung tersebut terlihat mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan. Beberapa orang, ada yang tampak kewalahan. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang hanya sekadar menggoyangkan badan.

Meski begitu, suasana pantai di pagi hari, membuat peserta betah. Apalagi ditambah embusan angin berpadu dengan deburan ombak laut selatan, serta lagu Syantik, membuat acara tambah meriah. Sehingga wajar saja, senam yang dilakukan hingga delapan lagu itu tak membuat para peserta merasa gerah. Mereka tetap bersemangat hingga sesi terakhir usai. Selanjutnya, agenda olahraga yang ditujukan untuk mendukung atlet Asian Para Games tersebut dipungkasi tarian Kewer-Kewer.

Wulandari, salah seorang peserta yang ikut senam tersebut mengaku senang bisa terlibat di momen yang dinilainya spektakuler ini. Dia juga berharap, kehadirannya bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi para atlet yang tengah berlaga. Sehingga, atlet-atlet itu, utamanya yang berasal dari Indonesia, bisa semakin gigih meraih juara, hingga mampu mengibarkan merah putih di podium. “Dan ajang ini menjadi momen bagi atlet Indonesia untuk menunjukkan bawah kita juga mampu berprestasi,” katanya.

Inisiator acara Dodo Adhiyaksa menuturkan, ide awal mengadakan senam dayung masal ini adalah murni untuk memberi semangat ke atlet Asian Para Games yang saat ini tengah berlaga. Dia menjelaskan, dukungan yang ingin diberikan itu berbentuk nyata, karena jika hanya doa, hal itu dinilainya sudah biasa.

Selanjutnya, momen yang melibatkan banyak orang itu akan diabadikan dalam bentuk video. Kemudian, video itu diunggah di laman berbagi video youtube, agar bisa dilihat oleh para atlet yang sedang berlaga. Ini juga dilakukan, karena mereka tak bisa datang ke lokasi perlombaan untuk memberi dukungan langsung ke para atlet yang sedang bertanding. “Karena difabel juga harus berprestasi. Oleh karenanya harus didukung yang lain, agar menyadari bahwa mereka juga memiliki potensi sama dengan yang lain,” ucapnya.

Sementara Zinnana Rose, salah seorang instruktur senam menjelaskan, senam dayung dipilih dalam aksi senam masal itu, karena olahraga ini menunjukkan semangat sportivitas yang tinggi. Jika dilihat dari gerakannya, senam dayung juga menggambarkan semangat maju ke depan karena gerakan orang mendayung itu tak pernah mundur, tetapi terus maju. “Ini adalah dukungan moril yang bisa kami lakukan. Semoga memberi efek positif,” tandasnya.

Reporter : Mahrus Sholih
Editor : MS Rasyid

Reporter :

Fotografer :

Editor :